Fasilitas asrama haji di daerah yang kurang terawat, adminstrasi dan CJH
lansia dianggap memicu permasalah pelaksanaan ibadah haji, sehingga
menjadi perhatian DPD RI. Hal ini diungkapkan oleh Senator Gorontalo Rahmiyati
Jahja via telepon yang tengah melakukan
kunjungan kerja ke pemerintah daerah Banjarmasin. Selasa 18/09
Rahmi mengatakan untuk mendapatkan biaya perawatan asrama
haji salah satu upaya yang ditempuh adalah
mencari sumber dana lainnya dengan memanfaatkan untuk kegiatan lainnya sehingga bisa
mendapatkan biaya operasional, selain mengharapakan dana pemerintah.
Mengenai admistrasi Rahmi
memberikan masukan untuk nama para jamaah disesuaikan dengan nama yang KTP,
meskipun hal ini sudah menjadi bagian dari proses pengurusan passport oleh
pihak imigrasi, tetapi tetap perlu menjadi perhatian “Mengganti nama sesuai
dengan yang ada di KTP hal ini berakibat fatal utamanya dalam pengurusan
imigrasi apalagi sampai ada salah satu huruf saja yang salah bisa berakibat fatal tidak bisa
berangkat”Jelas Rahmi
Rahmi pula kembali mengingatkan untuk jamaah lansia selain
persediaan medis dari petugas kesehatan juga disarankan untuk mempersiapkan sejenis
popok untuk persiapan keamanan dalam perjalanan”memang dianggap sepele tatapi
akan menjadi penolong pada prosesi ibadah haji”Jelas Rahmi




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum