Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan
bersumber daya masyarakat (UKBM) yang di kelola dan diselenggarakan dari , oleh
untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan dalam bidang kesehatan,
memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar, utamanya
untuk mempercepat penurunan angka kematian bayi. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua TP. PKK
Kabupaten Gorontalo Venny Anwar dalam sambutannya
saat membuka pelatihan kader posyandu yang ikuti oleh kader posyandu perwakilan
kecamatan se-Kabupaten Gorontalo bertempat di hotel Milana Limboto. 20/09
Venny menguraikan secara kuantitas,
perkembangan jumlah posyandu sangat menggembirakan, namun bila ditinjau dari
aspek kualitas, masih ditemukan banyak masalah, antara lain kelengkapan sarana
dan keterampilan kader yang belum memadai. Hasil analisis profil upaya
kesehatan bersumberdaya masyarakat
(UKBM) menunjukan pergeseran tingkat perkembangan individu. Selain itu
pula terjadinya krisis ekonomi yang berkepanjangan sejak tahun 1997 berpengaruh
pada kinerja posyandu yang turun secara bermakana. Dampaknya terlihat pada
menurunnya status gizi dan kesehatan masyarakat, terutama masyarakat kelompok
rentan, yakni bayi anak balita dan ibu hamil serta menyusui
Sehingganya pemerintah melakukan revitalisasi posyandu
melalui Surat edaran menteri dalam negeri nomor 411.3/1116/SJ tanggal 13 Juni 2001 yang memiliki tujuan terselenggara kegiatan
posyandu secara rutin dan berkesinambungan, tercapainya pemberdayaan tokoh
masyarakat dan kader melalui advokasi, orientasi, pelatihan dan penyegaran, dan
tercapainya pemantapan kelembagaan individu. “Begitu banyaknya tugas yang di
emban oleh para kader sehingga dapat menggangu proses terlaksananya program
posyandu, oleh karena itu dilatihnya para kader posyandu tingkat Kabupaten akan
dapat lebih mengembangkan serta menyelenggarakan kegiatan posyandu”Jelas Venny
Sementara itu Kepada dinas
Kesehatan Kabupaten Gorontalo dr. Nur Albar menguraikan di Kabupaten Gorontalo
terdapat 420 Posyandu dan 883 Kader Kesehatan
dengan perhitungan satu dusun satu kader.





Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum