Wanita belajar mandiri tidak selamanya harus bergantung pada penghasilan suami dengan mengasah keterampilan yang dimiliki baik secara perorangan ataupun berkelompok. Pesan dan harapan ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja itu diimplemetasikan oleh TP. PKK Desa Dunggal Kecamatan Batudaa dengan membentuk kelompok usaha pembuatan kue pia yang diberi nama ”Flamboyan” yang pada pelaksanaan klinik Pelayanan Publik (KPP) di kunjungi oleh pengurus TP. PKK Kabupaten Gorontalo Ratu Bobihoe, Dewi Masita Usman, Yudi Abdul Latief dan Moldy Nawai. Senin 11/01
Ketua TP. PKK Desa Dunggala Lian Dunda saat dikonfirmasi mengatakan bahwa usaha yang telah dijalani kurang lebih enam bulan itu berjalan melalui bantuan modal dari dinas Nakertrans Kabupaten Gorontalo khusus kelompok perempuan, dimana saat ini telah memiliki 7 anggota yang sebelumnnya juga telah dibekali dengan pelatihan pada instansi yang sama ”usaha kue ini berawal dari bantuan modal dari dinas nakertrans, dengan anggota 7 orang yang sudah ikut pelatihan”Jelas Lian
Sementara itu Bupati Gorontalo David Bobihoe selaku ketuan Dewan Penyantun PKK Kabupaten Gorontalo yang juga meninjau kegiatan usaha itu memberikan apresiasi positif terhadap usaha dari para ibu PKK, dan mengharapkan untuk bagaimana usaha tersebut bisa terterima dipasaran baik lokal ataupun nasional dengan memperhatikan kemasan produk agar lebih menarik lagi.
Kepala PDAM Limboto Tari Ahmad yang turut bersama rombongan pemerintah daerah tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dengan memesan kue pia buatan PKK desa Dunggala sejumolah 50 dos yang kemudian akan dipromosikan di tingkat nasional




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum