Setelah melakukan pertemuan dengan jajaran pemerintah provinsi Anggota DPD-RI melakukan kunjungan lapangan ke beberapa kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo dan kemarin Rabu 27/01 kemarin giliran Kabupaten Gorontalo yang dikunjungi. Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmiyati Jahja yang juga dalam kapasitasnya selaku Anggota DPD-RI komite III memanfaatkan kesempatan itu memberikan pelayanan istimewa kepada 6 rekannya, serta memperlihatkan berbagai terobosan program yang telah dilakukannya selaku anggota DPD dan Ibu daerah.
Dihadapan jajaran Diknas Rahmi menguraikan bahwa rekan se Komite III meminta agar diperlihatkan lokasi sekolah yang jauh dari perkotaan, dalam kondisi yang memprihatinkan baik dari siswa serta pendidiknya, namun hal itu ditanggapi oleh Kepala dinas diknas Kabupaten Gorontalo Lilian Rahman, M.Pd bahwa sulit untuk dmemenuhi permintaan itu sebab pendidikan di Kabupaten Gorontalo selain dengan program Kabuputen Gorontalo cerdas 2015 juga telah memperoleh sentuhan dari Bank Dunia. Namun untuk memenuhi permintaan tersebut SDN Daenaa Kecamatan Limboto Barat yang berada di lereng bukit turut dikunjungi, dan ternyata cukup representatif bahkan telah memiliki berbagai inovasi diantaranya program perpustakaan di bawah pohon.
Selain sekolah rombongan juga di berikan kesempatan untuk mengunjungi pusat kerajinan kerawang rumah karawo di Kelurahan Bulota buah karya dari Rahmijati dimana terdapat 200 ibu-ibu tergabung dalam kelompok binaan PKK membuat rajutan berbagai jenis kerawang dengan bahan yang berbeda pula dari satin hingga sutera serta kerajinan tangan dari bahkan lokal.
Koordinator Komite III Abd. Azis Qahar Mudzakar dalam tanggapannya mengatakan bahwa tidaklah mudah suatu daerah menyandang predikat kabupaten cerdas, sudah tentu harus diimbangi dengan berbagai program membangun dibidang pendidikan. Selain itu pula pusat kerawang memberikan fakta bahwa ternyata begitu banyak karya yang telah di ciptakan oleh Rahmijati untuk daerahnya sebagaimana dalam kesehariannya terkenal energik.”Ibu Rahmi sosok yang selalu tampil energik ternyata memiliki banyak karya nyata untuk daerah” tukas Azis
Agenda kunjungan diawali di SMU 2 Limboto sebagai sekolah rintisan bertaraf internasional , SDN Daenaa Limboto Barat kategori terpencil , MAN Limboto sekolah berprestasi tingkat nasional, SMU 1 Sekolah bertaraf Internasional, Puskesmas Limboto, Kampung Karawo, Pentadio Resort dan berakhir di Puskesmas Mongolato sebagai pusat penanganan gizi buruk di Kecamatan Telaga.




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum