Profesi wanita sebagai tukang ojek menarik perhatian dari Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja . Hal tersebut dijumpai oleh Rahmijati sendiri saat mengunjungi desa pasir putih Kecamatan Mootilango untuk menyerahkan bantuan bagi korban banjir yang terdiri dari 25 KK Minggu 21/12. W
anita yang bernama Anti itu berstatus gadis merupakan penduduk desa pasir pitih, kesehariannya berprofesi sebagai tukang ojek itu, secara kebetulan ditumpangi oleh Ketua PKK Rahmijati menuju lokasi banjir yang berjarak 2 KM dengan melintasi gudung dengan jalan becek dan berbatu. Rahmijati mengatakan bahwa gadis yang saat ini berusia 16 tahun kepada dirinya mengaku bahwa ia hanya mengecam pendidikan dibangku SD namun tidak sampai tamat, dan memilih sebagai tukang ojek mengingat profesi tersebut sangat menguntungkan, dimana menurutnya motor yang digunakan saat itu adalah kenderaan miliknya yang diperolehnya melalui jerih payah sebagi tukang ojek selama hamipr 3 tahun. Mengenai jumlah penghasilan yang diperolehnya Anti mengaku memperoleh penghasilan rata-rata dua puluh ribu rupiah sehari, tetapi pendapatannya akan lebih pada hari-hari tertentu” Kalu tiap hari rata-rata 20 ribu tapi kalau hari pasar bisa sampai 50 puluh ribu” Ungkapnya. Sehingganya pada kesempatan tersebut Rahmijati memberikan sejumlah uang yang bernilai lebih sebagai bentuk imbalan atas jasa ojek yang diberikannya




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum