

PKK Kabupaten Gorontalo sesuai jadwal yang ada, diberikan kesempatan untuk mengisi program siaran PKK membangun di stasiun RRI Gorontalo. Program yang digagas oleh PKK Peovinsi Gorontalo itu disiarkan secara langsung pada pukul 09:00 menghadirkan ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijti Jahja didampingi oleh Sekertaris PKK Fatma Tuna, S.Ag bersama seluruh POKJA. Sabtu 20/12
Program yang berbentuk dialog interaktif melalui line telpon itu didahului dengan pemaparan program oleh ketua PKK Kabupaten dimana Rahmijati menguraikan seluk beluk perkembangan PKK baik dari segi perubahan nama serta hasil Rakernas yang menjadi acuan dari pelaksanaan 10 program pokok PKK yang dijabarkan dalam empat pokja.
Penjelasan terus berkembang seiring dengan antusias pemirsa yang memberikan apresiasi baik dalam bentuk saran, kririkan bahkan dengan pujian. Namun menurut Rahmijati semua program PKK yang dilaksanakan selama ini semata-mata niat tulus iklas untuk memberikan pengabdian dalam posisi sebagai seorang istri pendamping suami juga sebagai ibu daerah. Karena menurut Rahmi jabatan hanyalah merupakan suatu titipan dan tentu pasti akan berakhir, sehingga dengan jabatan itu sebaiknya digunakan untuk beramal ”tiada lain niat saya tulus seluruh masyarakat khususnya kaum ibu, dan dalam masa jabatan ini merupakan kesempatan saya mencari tiket menuju syurga” Jelas Rahmi
Dari pantauan langsung di studio RRI, dari sejumlah penelpon yang turut berpartisipasi, sebagian besar berasal dari wilayah Kota Gorontalo dan Bone Bolango, serta partisan lebih didominasi oleh kaum Bapak, sehingga menurut Rahmi hal tersebut merupakan suatu bukti bahwa perempuan di Provinsi Gorontalo saat ini memperoleh perhatian penuh dari seluruh kalangan masyarakat.
Menutup dialog Rahmijati mengakhirinya dengan menggelar kuis bagi dua yang dinanakannya kuis modal usaha yang diperuntukan bagi orang pemenang khusus bagi kaum ibu yang masing-masing diraih oleh dasawima desa buhu kecamatan Talaga Jaya serta dasawisma kelurahan Hunggaluwa Kecamatan Limboto. Pemberian kuis tersebut menurut Rahmi dengan alasan bahwa program tersebut merupakan program pemberdayaan perempuan sehingga dengan kui modal usaha tersebut diharapkan dapat memberdayaan bagi mereka yang beruntung, juga selain motivasi”Program pemberdayaan tentu membutuhkan modal, maka saya buat kuis modal” Jelas Rahmi




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum