

Kompor sekam saat ini bagi PKK Kabupaten Gorntalo menjadi idola pasalnya dalam upaya untuk mengatasi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok bagi keluarga, melalui kerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo menawarkan solusi penggunaan kompor yang berbahan bakar sekam padi, yang pada Jumat kemarin diserahkan oleh Rahmijati Jahja kepada 10 KK miskin yang berada di Kecamatan Telaga bertempat di Kantor Desa Pilohayanga.18/12
Dalam sambutanya Rahmijati menjelaskan bahwa kompor sekam tersebut memiliki nilai ekonomisnya, dimana tidak membutuhkan minyak tanah, bahkan abu sekam padi yang digunakan dapat dipergunakan untuk mencuci peralatan dapur juga dapat dijadikan sebagai bahan menyuburkan tanaman. Sehingganya menurut Rahmi kompor tersebut lebih cocok bila dimanfaatkan untuk menambah penghasilan keluarga seperti halnya memproduksi makanan ringan berupa kripik pisang.
“Dengan alat ini ibu-ibu dapat membuat kripik untuk dijual serta produk makan lainnya untuk menambah penghasilan keluarga sebab kompor tidak menggunkaan minyak tanah jelas lebih irit” Jelasnya
Namun dalam penjelasnnya pula Rahmijati menekankan bahwa kompor tersebut miniaturnya sangat sederhana, maka setiap saat harus selalu diperhatikan kebersihannya, selain untuk menjaga kompor tetap awet, juga untuk menghindari abu sekam yang dihasilkan dari hasil pembakaran, termasuk kebersihan pula harus diperhatikan. “kompor harus selalu bersih demikan pula kebersihan bada setelah memasak, supaya dapat dibedakan mana bau kompor dan mana bau badan”Unkap Rahmi sambil bercanda.
Setelah menyerahkan kompor tersebut Rahmijati menyempatkan diri untuk melakukan demonstrasi penggunaan kompor sekam deng cara menggoreng pisang hingga matang yang disaksikan oleh seluruh masyarakat pemerima dan pemerintah kecamatan Telaga.




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum