Senator Gorontalo Rahmiyati Jahja terus
memperjuangkan nasib penyelesaian pembangunan Sport Center Limboto melalui dana
anggaran APBN, sehingga hal tersebut kembali disuarakan kepada Kementrian
Pemuda dan Olah Raga Andi Malaranging agar memperoleh dana bantuan lanjutan
kementrian yang sempat tertunda sebelumnya. Hal ini terungkap dalam dalam acara
dengar pendapat komite III DPD RI bersama menteri pemuda olah raga di Gedung
Nusantara Senayan Jakarta. Selasa kemarin
Dihadapan menteri Rahmi menguraikan permohonan
yang diajukan sejak tahun angaran 2007
tersebut direalisasikan pada tahun 2008 setengahnya dan dijanjikan akan di berikan secara bertahap namun hingga saat ini belum terpenuhi dan setelah melakukan penelusuran ternyata dengan penggeseran menteri anggaran tersebut sudah tidak di alokasikan lagi pada APBN perubahan kementrian pada tahun 2011 silam sehingga untuk saat ini terus diupayakan oleh pemerintah daerah penyelesaiannya sesuai kemampuan dana APBD
tersebut direalisasikan pada tahun 2008 setengahnya dan dijanjikan akan di berikan secara bertahap namun hingga saat ini belum terpenuhi dan setelah melakukan penelusuran ternyata dengan penggeseran menteri anggaran tersebut sudah tidak di alokasikan lagi pada APBN perubahan kementrian pada tahun 2011 silam sehingga untuk saat ini terus diupayakan oleh pemerintah daerah penyelesaiannya sesuai kemampuan dana APBD
Menanggapi hal tersebut Menteri Pemuda Olah
Raga Andi Malarangeng membenarkan hal tersebut dimana tidak dianggarkan lagi
bantuan untuk sport center tetapi Kemenpora
telah melahirkan program revitalisasi
lapangan olah raga setiap kecamatan berupa bantuan pembangunan lapangan olah
raga tingkat kecamatan dengan tujuan
untuk memasyarakatkan olah raga sejak usia dini




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum