Kelompok waria di Kabupaten Gorontalo yang dikenal dengan kelompok wanita spesial binaan PKK Kabupaten Gorontalo, memperoleh apresiasi dari kementrian sosial RI Salim Segaf Al Jufri keberadaan meraka biasanya dianggap sebagai sampah masyarakat dan di marginalkan, di Kabupaten Gorontalo mampu berdiri dalam bentuk organisasi yang legal dan terkoordinir. ini dijelaskan oleh Rahmiyati Jahja dalam kapasitasnya selaku anggota DPD RI saat melakukan pertemuan dengan menteri Sosial bertempat di gedung komite I DPD RI. Rabu 07/04
Mensos mengungkapkan rasa penasarannya sehingga Kepada Rahmiyati mensos menanyakan alasan ketertarikanya untuk memberdayakan para waria, serta bagaimana cara pengelolaannya. Rahmi memberikan penjelasan bahwa para waria di Kabupaten Gorontalo memiliki andil, berpartisipasi aktif dan membantu setiap program pemerintah dan PKK sesuai keahlian mereka miliki dalam bentuk program, sehingga mereka menjadi terdepan dalam mensosialialisasikan kebijakan pemerintah khususnya dalam bidang kesehatan yang berhubungan dengan Aids dan Narkoba. Sebagai bentuk penghargaan Rahmi mengaku memberikan perhatian kepada para waria dengan memberikan pembinaan dan merespon setiap program waria dengan dana khususnya dalam peningkatan ekonomi waria.”Pak Mensos mempertanyakan kepada saya bagaimana mengelola waria sehingga bisa diberdayakan”Jelas Rahmi
Dengan fakta tersebut mensos memberikan kesempatan kepada para waria untuk mengajukan permohonan bantuan melalui proposal khususnya dalam usaha peningkatan ekonomi waria sesuai dengan keahliannya”Kepada Saya Pak mensos minta agar para wanita special membuat proposal permohonan bantuan kepada pihak kementrian terserah mau buat usaha apa saja”Jelas Rahmi

SELESAIKAN TANGGUNGJAWAB
UMROHKAN PKK

SERAHKAN MOBIL PGRI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum