

Sebagai senator wanita indonesia anggota DPD RI Rahmiyati Jahja menunjukan andilnya merangkul seluruh anggota gabungan organisasi wanita (GOW) Gorontalo khususnya Kabupaten Gorontalo dengan menyelenggarakan Peringatan Hari Ibu tahun 2010 bersama yang dipusatkan di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Batudaa. Rabu 22/12/10
Rahmi sendiri berperan sebagai inspektur upacara, Wakil Ketua PKK Veny Anwar membawakan laporan panitia sementara ketua GOW memperoleh bagian seperti ketua Dharma Yukti Karini Ny. Diah Sigit Proyono membawakan sejarah singkat hari ibu, Ketua PIAD Ulin Mootalu membacakan teks UUD 1945, Pembaca Doa ketua DWP Departemen Agama Sartin Moonti, sementara dari Bhayangkari Diana Holung Karundeng sebagi perwira upacara dan persit sudah melaksanakan tugas dalam proses ziarah beberapa 2 hari sebelumnya.
Dalam penjelasannya saat dikonfirmasi Rahmi mengatakan bahwa hari ibu merupakan sebuah kilas balik kiprah seorang ibu, sebab banyak kita lalai dan lupa betapa ibu dan perempuan memberi andil dan peran yang sangat besar dalam hidup dan kehidupan, banyak yang lupa ibu yang telah mengandung mereka selama 9 bulan dengan susah payah. Bahkan kadang mereka lupa bahwa sebenarnya surga ada di bawah telapak kaki ibu. Artinya kemuliaan seorang ibu dan ketulusannya dalam mengabdi kepada suami, anak dan keluarga memiliki nilai dan jaminan surga dimata Allah.
Selain itu Rahmi juga mengangkat rasa keprihatinannya terhadap kaum yang cacat dimana melalui puisinya yang diberikan judul mereka bilang aku cacat yang dibawakan oleh gadis cacat Rahmi menegetuk hati para dermawan dan mengkritisi karakter yang cacat nurani agar memperhatikan kaum yang lemah.
Setelah mengikuti upacara Rahmi secara pribadi secara langsung melakukan ziarah ke makam mendiang ibu kandung Bupati Gorontalo Alm. Since Akib Bobihoe dan Ibu kandungnya Alm. Rapida Miolo di Kota Gorontalo




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum