Meskipun disibukan oleh urusan rumah tangga dan karir menjadi keharusan untuk menjaga kesehatan, khususnya kesehatan pribadi wanita. Banyak gejala penyakit kewanitaan timbul tanpa diketahui oleh penderita dan fakta menunjukan pertolangan dilakukan setelah seorang ibu terancam jiwanya sehingga banyak yang tidak tertolong. Sebuah fenomena yang harus dicegah, kita menyaksikan seorang ibu yang sudah banting tulang bekerja tetapi harus menanggung pahitnya sebuah penderitaan karena penyakit. Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota DPD RI Rahmiyati Jahja saat membuka pelaksanaan PAAP SMEAR Gratis yang dilaksanakan oleh Gabungan Organisasi Wanita dan PT Askes Gorontalo serangkaian dengan peringatan hari ibu bertempat di Rumah Adat Bantayo Poboide Limboto. Senin 20/12 kemarin
Dalam sambutannya Rahmi mengatakan bahwa sengaja dirinya merintis pelaksanaan kegiatan sosial bidang kesehatan, khsusunya kaum ibu karena merupakan bagian tanggungjawabnya sebagai anggota Komite III DPD RI termasuk didalamnya bidang kesehatan dan pemberdayaan perempuan juga berkaitan erat dengan kapasitasnya sebagai Ketua PKK Kabupaten Gorontalo” Bagaimana pun ini adalah kesehatan diri pribadi seorang wanita maka harus dilakukan sejak dini jangan sampai sudah parah baru kita tempuh tindakan medis , apalagi gratis, sayangi diri, sebagai wanita sudah banting tulang urus rumah tangga, tapi harus menderita dengan penyakit yang membahayakan jiwa. Kegitan Pap smear ini berhubungan dengan tupoksi sebagai anggota DPD bidang kesehatan serta program PKK”Jelas Rahmi
Sementara itu dari penjelasan teknis tim medis terungkap bahwa PAAP SMEAR masih kurang diminati oleh kaum ibu khsusunya bagi masyarakat pedalaman, selain karena dianggap tabu, juga penyakit kanker rahim gejalanya nyaris tidak ada, sehingga seorang ibu merasakan bahwa dirinya sehat dan akan muncul ketika sudah parah atau stadium lanjut. Tim medis juga secara terbuka dihadapan kaum ibu bahwa penyebab peyakit kanker rahim tidak disebabkan oleh frekuensi hubungan tetapi disebabkan oleh ketidak tahuan ibu dalam menjaga kesehatan pribadinya.”Kanker Rahmi hampir tidak ada gejala sehingga perlu dilakukan paap smear dia akan muncul ketika sudah fase stadium lanjut”tukas paramedis

SELESAIKAN TANGGUNGJAWAB
UMROHKAN PKK

SERAHKAN MOBIL PGRI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum