Sebuah sepatu secara fisik memang tidak terlalu berarti namun perhatian yang diberikan tidak sebanding dengan nilai apapun apalagi bagi kami sebagai penderita kusta. Ini diungkapkan oleh salah seorang penderita kusta yang memperoleh bantuan berupa sepatu khusus bagi penderita kusta. Penderita berjumlah 11 orang saat ini sementara menjalani rehabilitasi oleh project leader penderita kusta Provinsi Gorontalo dipusatkan di Puskesmas Limboto Barat. Kamis 25/11 Kemarin
Rahmiyati didampingi Wakil Ketua PKK Veny anwar saat menyerahkan bantuan mengatakan bahwa apa yang diberikan saat itu merupakan realisasi dari janjinya saat mengunjungi penderita kusta saat menjalani reses beberapa pekan sebelumnya. “Saya datang untuk memenuhi janji saya, setiap penderita mendapatkan sandal khusus yang bisa digunakan oleh penderita kusta untuk bekerja dan santai, nomor sepatunya sesuai pemiliknya masing-masing tidak ada yang lebih bermanfaat bagi mereka selain dicarikan solusi untuk penyembuhan sakitnya”Jelas Rahmi
Rahmi juga mengatakan padangan masyarakat secara umum bahwa penderita kusta adalah penyakit kutukan sehingga sehingga banyak orang yang menjauhi mereka, namun sebaliknya mereka di diobati bukan dikucilkan.”Dengan sepatu ini bisa dipakai bekerja dan santai dan untuk belanja terimalah walau secukupnya”Ucap rahmi saat menyerahkan
Dr. Sandra Linturan selaku tim khusus kusta mengatakan jika Kelompok kusta hingga saat ini sementara menjalani terapi penyembuhan penyakit dengan terapi menggunakan alat disekitar dan sederhana seperti air dicampur minyak kelapa, dimana menurutnya penyakit kusta memang bisa menyebabkan cacat karena luka yang mengalami infeksi sekunder karena tidak terawat “Penyakit kusta itu mati rasa sehingga penderita tidak merasakan bagian yang luka pada tubuhnya”Tambah Sandra




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum