Kelemahan kita Provinsi Gorontalo belum memiliki museum, sehingga banyak hasil peninggalan sejarah yang menjadi saksi kehidupan gorontalo di zaman dahulu belum terorganisir dengan baik. Di Kabupaten Gorontalo saja sebagai contoh peninggalan bersejarah itu masih tersebar diseluruh kecamatan dan secara nyata nampak pada pameran kemarin.
Ini dijelaskan oleh ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmiyati Jahja saat meninjau pembukaan pameran dalam rangka HUT Kabupaten Gorontalo ke 377 yang diikuti oleh seluruh kecamatan se-Kabupaten Gorontalo Rabu 24/11
Menurut Rahmi apa yang dipanjangkan tersebut hanya merupakan sebagian dari sekian hasil peninggalan, masuih banyak yang terkubur dan tersimpan dimana sudah menjadi tradisi sejak dulu dan saat ini masih ada kepercayaan yang mengangap bahwa benda bersejarah itu bertuah dan dgunakan untuk melindungi diri “Ini menjadi salah satu kendala utama:Jelas Rahmi.
Rahmi menguraikan sebenarnya jika barang bersejarah itu di tempatkan secara khusus akan menjadi sumber pendapatan daerah dari segi wisata budaya menarik wisatawan asing dan domestic selain itu pula akan menjadi referensi bagi generasi gorontalo untuk mengenal mengenal lebih dekat daerahnya.
Sebagai solusi Rahmi memberikan saran agar setiap kecamatan memiliki referensi peninggalan bersejarah ini yang diakomodir langsung oleh pemerintah setempat, dengan tujuan agar tidak hilang atau rusak akibat tidak diperhatikan”Kalau boleh pak camat mengkoordinir barang bersejarah diwilayahnya, masih untung ada pemerhati yang mengkoleksi barang sejarah”Jelas Rahmi
Sementara itu dari pemerintah daerah sendiri dalam hal ini Dinas Pariwisata mengatakan selama Gorontalo belum memiliki museum untuk kabupaten Gorontalo diupayakan memaksimalkan rumah adat Bantayo Poboide sebagai Museum local.




+ Komentar + 1 comment
iih ngeri batu petirnya nanti aktif lagi....
Terimakasih Anonim atas Komentarnya di RAHMI : KITA BUTUH MUSEUMPosting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum