Selamat Datang di Blog Rahmiyati Center. | About Us | Contact | Register | Sign In

13 Oktober, 2010

PKK PERHATIKAN GIZI ANAK PAUD




Menu makanan bagi anak-anak PAUD perlu diperhatikan, sebab kecerdasan anak juga ditentukan oleh nilai gizi makanan yang dikonsumsi, maka menjadi bagian dari tugas PKK untuk turut memperhatikan menu anak-anak. Ini diungkapkan oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja saat dikonfirmasi mengenai pertemuan pengelolaan menu PAUD menara Ilmu yang digelar oleh Pokja II dan IV bertempat di Gedung PAUD Menara Ilmu. Kamis 14/10 Kemarin

Rahmi yang juga dalam kapasitasnya sebagai ketua Forum PAUD dan perintis rumah Pintar tersebut mengatakan bahwa orang tua telah mepercayakan anak-anaknya untuk di bina di PAUD Menara Ilmu sehingga menjadi tanggungjawab bersama untuk memberikan perhatian yang terbaik bagi anak-anak binaan yang salah satunya dengan cara mengatur menu harian anak.”Dalam PKK ada Pokja IV bidang kesehatan kita programkan menu sehat bagi anak, apalagi demi untuk generasi bangsa yang akan datang”Jelas Rahmi
Sementara itu Ketua Pokja II Hadijah Palowa yang memimpin pertemuan mengatakan program menu sehat bagi anak PAUD dilahirkan oleh Ketua PKK berdasarkan kontribusi orang tua dan persediaan yang dimiliki oleh rumah pintar, sehingga menu makan yang disajikan bukan berarti makanan itu harus mahal dan enak, tetapi yang diperhatikan adalah nilai takaran gizi sebagimana petunjuk dari Pokja IV.
Dari hasil pertemuan singkat tersebut disepakati bahwa ide tersebut perlu dimusyawarahkan terlebih dahulu dari orang tua anak, dengan pertimbangan bahwa ada anak yang memang sudah membawa sarapan dari rumah, sementara pengelola menyediakan menu dua kali sehari yaitu pukul 10 Wita dan pukul 11, dan yang terpenting adalah dukungan sepenuhnya dari orang tua.
Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum