Untuk menghasilkan kualitas kerawang baik dan menarik terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu bahan dan desain namun yang paling sensitive adalah proses pengerjaanya. Bisa saja bahan kerawang dari sutera dengan berbagai pola yang menarik tetapi cara pengerjaann ya tidak rapi apalagi tidak bersih maka hasilnya tentunya jauh dari harapan. Ini diungkapakan oleh Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmiyati Jahja saat menyerahkan bantuan bagi pengrajin kerawang di Desa Tohupo Kecamatan Bongomene Sabtu 13/02.
Rahmi mengatakan masalah kebersihan kerawang memang harus diperhatikan oleh setiap pengrajin, ini merupakan antisipasi awal meskipun diakui hal tersebut merupakan sebuah pengalaman. Oleh karenanya Bagaimana kita bisa memajukan kerawang bisa masuk pasaran nasional tentunya harus memperhatikan bebapa faktor tersebut. Proses pengerjaan kerawang dengan bahan yang berkualitas tinggi juga memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, sehingga sebagai proses penyesuaian bisa saja hasil tidak sesuai keinginan, namun hal itu jangan sampai membuat pengrajin patah semangat, terus berupaya untuk mencapai profesionalitas kerja” Nah sebagai pembanding saya berikan tarif 100-150 perpotong untuk pembuatan kerawang sesuai tingkat kesulitan dan tentunya harus bersih”Jelas Rahmi
Rahmijati Jahja yang juga dalam kapasitasnya selaku ketua Dekranasda Kabupaten itu mengingatkan pula bahwa kerawang secara resmi sebagai hak paten Gorontalo jangan sampai lebih dikuasai oleh daerah lainnya, maka selaku pemilik saatnya untuk mempertahankan “Brand” terebut sebagai warisan secara turun temurun “Kerawang paten milik Gorontalo warisan para leluhur harus terus dikembangkan”Tukas Rahmi




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum