Malang benar nasib Fatmawati Isa. Anak warga miskin yang baru berusia 12 tahun asal dari Desa Pilolalenga kecamatan Bongomeme harus memperoleh perawatan khusus di ruang observasi Rumah Sakit MM Dunda Limboto karena menderita penyakit komplikasi denga ciri perut yang terus membesar berisi cairan. Temuan ini berdasarkan kunjungan dari Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja saat membesuk dan membagi-bagikan uang belanja bagi pasien anak-anak dirumah sakit. 1309
Arifin Isa ayah Fatma kepada Ketua PKK Rahmijati menjelaskan bahwa penyakit yang diderita oleh anaknya telah berlangsung sejak tahun 2007 silam, dimana pada saat itu sempat dilarikan kerumah sakit namun belum kondisi separah saat ini. Fatma yang saat ini sementara duduk dibangku kelas 3 SD dengan suara lemah mengatakan bahwa tidak ada rasa sakit yang dideritanya tetapi perubahan fisik seperti perut terus membesar seperti terisi air dan badan semakin kurus.
Rahmijati kepada keluarga pasien mengungkapkan rasa keprihatinnya dimana menurutnya jika sejak tahun 2007 silam telah dilaporkan kepadanya mungkin anak tersebut tidak menderita seperti saat ini.”Sebenarnya kalau diberitahu sejak masuk rumah sakit pertama mungkin konsinya tidak separah ini”Jelas Rahmi
Meskipun demikian untuk memberikan ketabahan kepada Fatma Rahmi mengaku akan terus berusaha untuk memberikan solusi secara medis, baik dari fasilitas pengobatan gratis serta akan meminta dokter yang ahli untuk memberikan penanganan khusus, sementara kepada pihak keluarga Rahmijati menyerahkan sejumlah uang saku untuk belanja kebutuhan fatma ”Adik jangan khawatir ya...masih ada ibu Rahmi”ungkap Rahmi sambil mengelus kepala fatmah dengan wajah prihatin
Dari laporan medis selama menjalani pengobatan di rumah sakit, dokter telah melakukan pengeluaran cairan melalui bagian perut sebelah kanan sebanyak dua kali, serta obat pelancar air seni serta terapi lainnya.




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum