Setelah tiba melaksanakan ibadah umroh Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati David Bobihoe melanjutkan tugasnya sebagai Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo dengan melantik Ketua TP. PKK Kecamatan Asparaga, Bongomeme, Limboto Barat, Tilango, Tibawa dan Tolangohula yang dihadiri oleh Sekertaris Daerah Haris Nadjamudin selaku Ketua Dewan Penyantun mewakili Bupati Gorontalo Ketua DWP Ermita Haris Nadjamudin serta anggota PKK dan DWP Kabupaten Gorontalo bertempat di Aula Rumah Dinas Bupati Gorontalo. Selasa 23/06
Ke enam Ketua TP. PKK Kecamatan itu dilantik berdasarkan surat Keputusan Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo nomor 02/SKEP/PKK.KABGTLO/VI/2009.PKK kecamatan Asparaga Ny. Hj. Sri Satria Ui Dangkua, S.Pd, Bongomeme Ny. Jamila Kobis Zain Limboto Barat Ny. Meilany Komendangi Wungguli, Tilango Ny. Titin Maku Ohihiya Tibawa Ny. Indri Latawa Dangkua dan untuk Kecamatan Tongohula di jabat oleh Ny. Ruslinda Lasido Tahir. Sementara bagi Mantan Ketua TP. PKK yang saat ini menjabat sebagai Ketua DWP Badan Dinas Instansi diberikan piagam penghargaan atas segala pengabdianya sebagai kader PKK
Dalam sambutanya Rahmijati mengatakan bahwa perempuan berasal dari bahasa sansekerta yaitu Empu dengan awalan per- dan akhiran -an dimana empu sendiri memiliki makna orang yang bijak jadi berdasarkan pengertian tersebut Rahmi menyimpukan bahwa perempuan adalah mahluk yang bijak. Tetapi lanjut Rahmi kebijakan seorang wanita hanya berlaku di dalam mengatur rumah tangga dan tidak berlaku untuk hal-hal lain diluar rumah tangga dimana PKK tidak berhak mencampuri urusan pemrintah daerah”Kebiajakan perempuan berlaku dalam rumah tangga bukan dalam hal pemerintahan”Tukas Rahmi
Selain itu pula Rahmijati menguraikan bahwa dalam diri seorang wanita terdapat tiga ciri kepribadian yang dikenal dengan istilah 3B yaitu Beauty, Brain dan Behaviour yang bermakna Kecantikan, cerdas dan saling berinteraksi dengan masyarakat.
Mengakhiri sambutan Rahmijati memberikan beberapa petuah kepada Ketua PKK Kecamatan yang baru dimana sebagai langkah awal agar memiliki buku rakernas rujukan seluruh tata aturan organisasi PKK serta menjalin interaksi dengan warga masyarakat baik kaum muda, petinggi adat hingga para lansia.”ibu PKK yang baru segera baca buku rakernas PKK, dan jangan banyak tinggal dirumah lakukan interaksi dengan seluruh element masyarat diwilayah masing-masing”Tukas Rahmi




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum