Telepon Sahabat Anak (TESA) Kabupaten Gorontalo sejak Senin 15/06 secara resmi mulai beroperasi. Hal ini ditandai dengan peresmian yang dilakukan oleh Deputi V Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Pemberdayaan Perempuan RI (KPPRI) Sri Wirnasi didampingi oleh Asisiten III Setda Abd. Razak Adam dan unsur badan pemberdayaan Perempuan Kabupaten Gorontalo bertempat di Rumah Pintar Menara Ilmu Limboto.
Kepala Pemberdayaan Badan Perempuan Kabupaten Gorontalo Roswati Lasimpala, M.H menjelaskan bahwa Telpon sahabat anak yang bernomor panggilan 129 tersebut adalah layanan telepon bebas pulsa lokal melalui telpon rumah ataupun telpon kantor yang diperuntukan bagi anak yang membutuhkan perlindungan atau berada dalam situasi darurat, maupun bagi anak yang membutuhkan layanan konseling.
Dikatakan bahwa perlindungan dan situasi darurat dimaksud apabila seorang anak mengalami hal yang berbau pelecehan terhadap anak semisal ditemui kejadian seperti melihat anak yang sakit dan terlantar, dipukul dan mengalami kekerasan, tersesat dan diterlantarkan, melihat anak yang membutuhkan tempat dan rumah perlindungan, dipekerjakan namun haknya tidak diberikan oleh majikan, membutuhkan bantuan bahkan yang anak yang ingin cerita atau curhat sekalipun di layani
Tessa itu sendiri menurut Roswati adalah program pemerintah pusat yang dikhususkan bagi seluruh Kabupaten/Kota yang telah memperoleh predikat kota layak anak dimana Pemerintah Pusat telah menandatangani Nota Kesepakatan (MOU) bersama provider dalam hal ini PT. Telkom untuk memberikan layanan telepon Gratis bagi anak yang beroperasi dari pukul 08:00 pagi sampai dengan pukul 18:00 sore.
Khusus di Kabupaten Gorontalo ungkap Roswati TESA dipusatkan di rumah pintar Menara Ilmu ditangani oleh tenaga khusus bukan saja yang mengusai teknis oprator tetapi juga harus mampu mengenal pribadi dan psikologi anak, sebab dengan Tesa ini kedepan diharapkan benar-benar menjadi sahabat anak. ”Mulai saat ini anak-anak di Kabupaten Gorontalo bebas melaporkan keluhannya, dan ini salah satu implementasi dari program kota layak anak” Tukas Roswati
Sementara itu dari pengurus TP. PKK Dewi Masita Usman yang juga membidangi masalah perlindungan anak dan Remaja mengatakan bahwa sebelum diluncurkan Program Telpon Sahabat Anak tersebut, sebelumnya Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo telah merintis PROSA (Program Sahabat Anak) yang menggunakan media Radio SMek Limboto.”Jadi Tessa adalah tindak lanjut dari Prosa”Ungkap Dewi




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum