Pendataan Dasawisma TP. PKK Kabupaten Gorontalo kembali digelar. Program tersebut sebelumnya sempat di tunda dalam rangka mensukseskan pemilu. Kali ini giliran kecamatan Batudaa dan Tabongo menjadi sasaran pendataan. Kegiatan ituj digelar secara massal dengan menghadirkan seluruh ketua dasawisma di dua kecamatan tersebut bertempat di Gedung BPU Desa Payunga Kecamatan Batudaa. Rabu 2204
Ketua PKK Kabupaten Gorontalo dalam penjelasannya mengatakan bahwa ditundanya kegiatan pendataan sebelumnya merupakan kebijakan dari Bupati Gorontalo David Bobihoe selaku Ketua Dewan penyantun PKK Kabupaten Gorontalo, dimana yang menjadi pertimbangan utamanya adalah keikutsertaanya sebagai calon anggota Dewan perwakilan daerah (DPD-RI), meski menurutnya saat itu posisi sebagai ketua TP. PKK PKK telah ditinggalkannya karena cuti “Atas petunjuk Bupati pendataan dasawisma sebelumnya ditunda untuk menjaga terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, dianggap sebagai media kampanye akibat suhu politik cukup tinggi, setelah pemilu pendataan kembali dilanjutkan”Jelas Rahmi
Prosesi pendataan dilakukan sebagaimana biasanya, dimana seluruh Ketua Dasawisma diberikan format isian tetang kondisi realitas dasawisma yang dipimpinnya. Pada dialog ketua dasawisma melaporkan temuan-temuan yang membutuhkan penangan khusus dan ditindak lanjuti dengan kunjungan langsung dilapangan bersama dinas instansi terkait dan Pembina desa.
Dari hasil pendataan dilapangan diperoleh beberapa informasi meliputi Rumah Layak Huni, lansia PAUD, serta temuan kasus berupa penderita lumpuh baik usia remaja hingga lansia bahkan dalam suasana pendataan tersebut nuansa pemilu masih terasa dimana ada dasawisma yang menanyakan tentang sikap dari ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja terhadap dasawisma yang tidak menduklung saat pemilu kemarin. Menanggapi hal tersebut Rahmijati dengan senyum khasnya mengungkapkan bahwa selaku ketua TP. PKK Kabupaten maka wajib mengayomi seluruh dasawisma tanpa harus membeda-bedakan dan masalah dukung mendukung itu merupakan bagian dari proses demokrasi semuanya telah lewat."Rahmijati datang untuk yang memilih dan tidak memilih"tukas Rahmi




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum