Kondisi keluarga miskin yang memprihatinkan kembali ditemukan oleh PKK Kabupaten Gorontalo. Pasangan Pasutri Jhoni Pitoy dan Amina Harun sebuah keluarga miskin di Dusun Bina Jaya Desa Sukamakmur tersebut adalah pasangan muda yang memiliki tujuh orang anak, dengan kondisi rumah yang berukuran kecil, berlantaikan tanah beratapkan daun enau serta dinding dari bahan bamboo keluarga 9 jiwa tersebut masih bisa bertahan hidup.
Temuan tersebut berlangsung kemarin saat ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja serta rombongan melakukan identifikasi rumah miskin di desa pedalaman Tolangohula, dimana rombongan melitasi empat desa meliputi desa suka makmur utara, Desa Tamaila, Desa Polohungo dan Desa Karya Indah dengan rute menyeberangi sungai. Rabu 07/01
Rahmijati yang lansung memeriksa kondisi rumah tersebut melakukan dialog secara langsung dan terungkap bahwa dari ketujuh anak tersebut lahir dengan rentang waktu hanya setahun sehingga menurut Rahmi tidaklah menmungkinkan bagi keluarga tersebut untuk memberikan pemenuhan gizi yang baik bagi anak-anak, apalagi kondisi rumah yang tidak layak.
Namun Rahminyati mengaku salut kepada keluarga tersebut, dimana dari hasil pengakuan ibu rumah tangga Amina Harun ternyata dari ketujuh anaknya seluruhnya memiliki imunisasi lengkap dimana setiap saat selalu dibawa keposyandu meski dari pengakuannya bahwa seluruh anannya hanya lahir melalui pertolongan bidan kampong. Selain itu menurut pengakuan Amina sejakmelahirkan anak ketujuh dirinya telah aktif ber-KB.
Sebagai bentuk perhatian untuk menanggulangi kesulitan keluarga Rahmijati memasukan keluarga tersebut dalam cacatan penerima mahyani serta menyerahkan sejumlah bantuan berupa beras dan ikan kaleng serta warga miskin lainnya yang ditemuinya dengan cara mengunjungi dari rumah-kerumah disepanjang jalan empat desa yang dilalui.




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum