
Setelah berlangsung selama 3 bulan, Kursus Baby Sitter yang digelar oleh Rumah Pintar Limboto kerjasama dengan SKB Limboto berakhir. Sejumlah 15 peserta kursus yang direkrut dari masyakat umum tersebut mengakhiri studinya dengan mengikuti ujian yang dibawah pengawasan langsung dari para instruktur Since Banteng, S.Pd selaku pengelola rumah pintar dan DR. Zulaika Asikin dari unsur Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, yang turut disaksikan oleh Ahli Gizi dari Jepang Sakita Kayoko.Kamis 08/01
Sementara itu Ketua PKK Kabupaten Gorontalo juga selaku perintis pembangunan raumah pintar mengatakan bahwa kursus bagi baby sitter memang harus dilakukan, pasalnya sebagian besar orang menggap bahwa profesi sebagai pengasuh bayi atau Baby sitter hanya identik dengan rutinitas menjaga anak semata, tetapi sebenarnya bidang ini membutuhkan keahlian khusus dimana meraka juga harus dibekali dengan pengatahuan psikologi anak sebab menurut Rahmi meraka harus dapat memposisikan diri sebagi pengganti orang tua sehingga tergantung ditangan mereka proses perkembangan anak dimasa emas tersebut.
Rahmijati mengharapkan agar dengan adanya kursus pangasuh anak tersebut akan lebih menambah wawasan baru khsusnya bagi meraka yang selama inin menjadi baby sitter di rumah Pintar dan kedepan diharapkan lebih meningkatkan profesionalitas kerja sehingga rumah pintar yang satu-satunya yang ada di provinsi Gorontalo itu dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyakrat.
Kepala SKB Limboto selaku penanggungjawab program mengatakan bahwa kursus tersebut terintegrasi dengan program Kursus Para Profesi (KPP) terpadu dimana kursus tersebut ditujukan bagi meraka yang menyatakan siap untuk memasuki lapangan kerja sehingga benar-benar diberikan pengetahuan untuk bagaiman menjadi baby sitter yang profesional
Sementara Dr. Zulaika Asikin selaku intruktur secara teknis menjekelaskan bahwa ujian yang dilakukan selama dua hari tersebut mencakup ujian ujian teori dan ujian kompensi yang mencakup beberap skill meliputi pengasuhan tumbuh kembang anak, penyediaan makanan balita dan kompetensi PHBS atau perilaku hidup bersih dan sehat, serta penangaan sederhana balita sakit




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum