PKK Harus Jadi Garda Terdepan dengan Konsep Terukur
MALANG—Kepala Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Malang Hi. Endang Kusumajadi M.Si, secara resmi membuka pelaksanaan kegiatan Pelatihan Pemberdayaan Perempuan bagi Ketua TP PKK Desa/Kelurahan Rabu (6/8) bertempat di Balai Pelatihan Pemberdayaa Masyarakat dan Desa.
Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia dengan Pemda Kabupaten Gorontalo. Kepada Gorontalo Post Kepala Balai Besar Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Malang Hi. Endang Kusumajadi M.Si menjelaskan, pelatihan yang dilaksanakan ini selain memberikan penguatan kepada para peserta secara teoritis tapi juga dilengkapi dengan tindak lanjut dilapangan dimana para peserta akan dibawa langsung ke tingkat desa diwilayah Kabupaten Batu Provinsi Jawa Timur.
Fungsi pemberdayaan menurut Endang diharapkan mampu mewujudkan kemandirian masyarakat. Sehingga dengan demikian diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dan kemandirian masyarakat melalui, peningkatan partisipasi dan keswadayaan masyarakat dalam pembangunan. Peningkatan nilai-nilai sosial budaya masyarakat. “Pembangunan ekonomi Masyarakat, peningkatan peran aktif masyarakat, pendayagunaan tekhnologi tepat guna, dan pemantapan penyelenggaraan pemerintahan desa,” tuturnya.
Setidaknya dengan pembekalan dan pelatihan yang diberikan ini akan bisa membuka cakrawala berpikir para kader PKK ditingkat desa untuk mengimplementasikan berbagai pengetahuan yang diterimanya saat pelatihan, sehingga bisa menjadi garda terdepan melalui konsep terukur sehingga mampu menciptakan peluang pembangunan melalui sistem pemberdayaan perempuan. (GP-66)

SELESAIKAN TANGGUNGJAWAB
UMROHKAN PKK

SERAHKAN MOBIL PGRI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum