Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan masyarakat Kabupaten Gorontalo tiada hentinya disuarakan oleh PKK Kabupaten Gorontalo, sehingganya berbagai upaya telah ditempuh untuk meluaskan informasi dan perubahan pola hidup bersih dan sehat. Kali ini giliran Kecamatan Limboto menjadi sasaran sosialisasi yang dilakukan secara langsung oleh Ketua PKK Kabupaten Gorontalo didampingi oleh wakil ketua PKK Ny. Maryam Puhi dengan menggunakan media stiker pada pelaksanan PKK Mobile di Kecamatan Limboto Barat pekan lalu.
Pelaksanaan sosialisasi melalui stiker tersebut di awali di desa Huidu, dirumah salah warga yaitu Maryam Umar dan Isa Napu, dimana rumah yang menjadi sasaran penempelan stiker tersebut meski sangat sederhana namun dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai rumah sehat, yang kemudian dilanjutkan oleh petugas kesehatan.
Ketau PKK Ny. Rahmijati dalam penjelasannya mengatakan bahwa sosialisasi melalui stiker terbukti sangat efektif, dimana setiap warga masyarakt dapat mengetahui secara langsung seluruh persyaratan PHBS yang juga disertai dengan bentuk gaya hidup secara terus menerus, sehingga lambat laun bakal menjadi suatu keharusan dalam kehidupan berumah tangga bahkan dalam lingkungan masyarakat, dimana satu sama lain dituntut untuk saling mengjngatkan rahmi juga mengingatkan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diharapkan masyarat pula turut membantu sosialisasi tersebut.
Stiker yang berwarna merah putih tersebut bertuliskan himbauan bagi masyakat untuk berperilaku hidup bersiah dengan mencantumkan 7 kriteria PHBS yang meliputi item
pertolongan persalinan oleh tenaga medis, Balita memperoleh ASI eksklusif, memperoleh jaminan pemeliharaan kesehatan, memiliki sumber air bersih, memiliki jamban, luas rumah sesuai dengan anggota keluarga dan rumah tidak berlantaikan tanah. Terdapat pula syarat 3 gaya hidup PHBS meliputi keluarga memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang 3B (Beragam, Bergizi, Berimbang), Aktifitas olah raga secara rutin
dan tidak merokok dalam rumah
Pelaksanaan sosialisasi melalui stiker tersebut di awali di desa Huidu, dirumah salah warga yaitu Maryam Umar dan Isa Napu, dimana rumah yang menjadi sasaran penempelan stiker tersebut meski sangat sederhana namun dinyatakan memenuhi persyaratan sebagai rumah sehat, yang kemudian dilanjutkan oleh petugas kesehatan.
Ketau PKK Ny. Rahmijati dalam penjelasannya mengatakan bahwa sosialisasi melalui stiker terbukti sangat efektif, dimana setiap warga masyarakt dapat mengetahui secara langsung seluruh persyaratan PHBS yang juga disertai dengan bentuk gaya hidup secara terus menerus, sehingga lambat laun bakal menjadi suatu keharusan dalam kehidupan berumah tangga bahkan dalam lingkungan masyarakat, dimana satu sama lain dituntut untuk saling mengjngatkan rahmi juga mengingatkan bahwa perilaku hidup bersih dan sehat merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diharapkan masyarat pula turut membantu sosialisasi tersebut.
Stiker yang berwarna merah putih tersebut bertuliskan himbauan bagi masyakat untuk berperilaku hidup bersiah dengan mencantumkan 7 kriteria PHBS yang meliputi item
pertolongan persalinan oleh tenaga medis, Balita memperoleh ASI eksklusif, memperoleh jaminan pemeliharaan kesehatan, memiliki sumber air bersih, memiliki jamban, luas rumah sesuai dengan anggota keluarga dan rumah tidak berlantaikan tanah. Terdapat pula syarat 3 gaya hidup PHBS meliputi keluarga memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang 3B (Beragam, Bergizi, Berimbang), Aktifitas olah raga secara rutin
dan tidak merokok dalam rumah




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum