Selain mencurahkan perhatian kepada anak-anak PAUD hingga lansia, PKK Kabupaten Gorontalo turut memperhatikan anak-anak dan remaja penyandang cacat, sebelumnya telah meperjuangkan operasi plastic bagi seorang anak PAUD yang cacat akibat terbakar dari Telaga Jaya, kini di Limboto Barat anak-anak berprestasi dari Sekolah Luar Biasa (SLB) yang memperoleh dukungan dalam bentuk moril dan materil saat melantik Kader gema Rahmi di desa Huidu Kecamatan Limboto Barat pekan lalu.
Dari 4 anak cacat berprestasi itu diantaranya adalah Rosita Abdul, seorang gadis yang berumur 17 tahun, memiliki bakat dalam berpuisi dan seni tarik suara sehingga berhasil menjadi juara umum di tingkat provinsi, oleh Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Rahmijati David Bobihoe diberikan bantuan berupa sejumlah uang serta pakaian seragam untuk mengikuti lomba, dimana terinformasi dari guru pembimbing SLB, keempat anak cacat tersebut pada akhir bulan Juli kedepan akan mengikuti perlombaan ditingkat nasional Provinsi Gorontalo.
Dihadapan anak-anak tersebut Rahmijati mengatakan bahwa cacat fisik bukan menjadi penghalang dalam berprestasi, tetapi dijadikan sebagai motivasi untuk maju sejajar dengan orang lain, sebab setiap manusia pastilah memiliki kelebihan dan kekurangan, namun kekurang itu bisa dimanfaatkan untuk melakukan hal-hal yang baik. “Sebab jika kita bertanya kepada meraka… kondidi merak bukan sesuatu yang mereka minta, sehingga merak harus bisa menikmati hidup layah sebagaimana manusia normal” Jeals Rahmi
Dari 4 anak cacat berprestasi itu diantaranya adalah Rosita Abdul, seorang gadis yang berumur 17 tahun, memiliki bakat dalam berpuisi dan seni tarik suara sehingga berhasil menjadi juara umum di tingkat provinsi, oleh Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Ny. Rahmijati David Bobihoe diberikan bantuan berupa sejumlah uang serta pakaian seragam untuk mengikuti lomba, dimana terinformasi dari guru pembimbing SLB, keempat anak cacat tersebut pada akhir bulan Juli kedepan akan mengikuti perlombaan ditingkat nasional Provinsi Gorontalo.
Dihadapan anak-anak tersebut Rahmijati mengatakan bahwa cacat fisik bukan menjadi penghalang dalam berprestasi, tetapi dijadikan sebagai motivasi untuk maju sejajar dengan orang lain, sebab setiap manusia pastilah memiliki kelebihan dan kekurangan, namun kekurang itu bisa dimanfaatkan untuk melakukan hal-hal yang baik. “Sebab jika kita bertanya kepada meraka… kondidi merak bukan sesuatu yang mereka minta, sehingga merak harus bisa menikmati hidup layah sebagaimana manusia normal” Jeals Rahmi




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum