
Seluruh petani, nelayan, dan pedagang
sayur-sayuran serta kebutuhan pokok lainnya di Kabupaten Gorontalo harus bisa
memanfaatkan dengan baik pasar Traditional Limboto sebagai media untuk
membangun perekonomian. Begitu pun seluruh komponen masyarakat khusus diwilayah
ibu kota Kabupaten Gorontalo jika hendak mencari kebutuhan sehari-hari
hendaknya mencarinya di Pasar Traditonal Limboto. Hal ini sebagaimana di
kampanyekan Ketua TP-PKK Rahmijati Yahya dalam Talk Show, Poliyama, Kamis
(6/7). Selain mengkampanyekan, Pasar Traditional, Talk Show tersebut
dimanfaatkan Rahmi untuk menyerap aspirasi masyarakat Gorontalo selaku anggota
DPD-RI. “Mari belanja di Pasar Tradisonal untuk kebutuhan sehari-hari.
Untuk warga pusat ibu kota Kabupaten Gorontalo, mari berbelanja di Pasar
Traditional Limboto,” imbau Rahmi.
Menurut Rahmi, Pasar Traditional merupakan
gerakan pasar rakyat yang sejalan dengan program pemerintah untuk
merevitalisasi dan membangun pasar di seluruh Indonesia. “Tahun kemarin DPD-RI bekerja sama dengan kementrian perdagangan RI
telah mencanangkan program ayo berbelanja di pasar rakyat,” katanya.
Pasar tradisional merupakan fasilitas bagi
petani, nelayan, dan peternak dalam memasarkan produk dalam transaksi jual beli.
“Saya
merasa terpanggil untuk mensosialisasikannya karena ini memang tanggung jawab
saya. Masyarakat harus kita
dorong untuk berbelanja di Pasar
Tradisonal,” kata
Rahmi.
Rahmi menjelaskan alasan untungnya berbelanja di
Pasar Traditional. Diantaranya dapat meningkatatkan pemdapatan perekonomian masyarakat itu sendiri. Harapannya
dengan hal itu dapat mengimbangii pasar Modern. Pasar tradisional dapat menjaga
stabilitas harga dan menjaga suplay bahan pangan.
Disamping itu, Pasar tradisional menjadi salah
satu jantung perekonomian masyarakat. Kedudukannya penting karena masih banyak
masyarakat membutuhkan pasar tradisional dalam mencari pendapatan dan juga
kebutuhan dalam transaksi jual beli.
Kepala
Dinas, Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Dikoperindag) Kabupaten
Gorontalo Cokro Katili berharap ada pembinaan bagi
pedagang pasar tradisional. Pedagang
harus dibekali kemampuan penyajian produk. "Seperti bagaimana cara
membungkus yang menarik dan lain-lain,” ujarnya.
Disampaikannya, untuk dapat merefleksikan ekonomi
kerakyatan, pemerintah harus mendasarkan pada rakyat. Salah satunya adalah
pasar tradisional. Keberpihakan terhadap pasar tradisional dapat menunjang
pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Cokro
berharap masyarakat selalu memperhatikan beberapa hal untuk di perhatikan
yakni seperti keamanan label dan keutuhan dari barang yang di beli seperti
label belum kadarluasa dan terhindar dari formalin.





Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum