Ketua TP-PKKkabupaten gorontalo Rahmiyati Jahja walau memasuki akhir jabatan kembali akan menggelar
lomba polisi cilik angkatan ke tiga atau jilid III . Hal ini terungkap dalam penjelasan rapat
pembentukan panitia kemarin kamis ( 22/7 ) di aula rumah dinas bupati
“dalam
rangka memperingati hari anak nasinal yang tepatnya tanggal 23 ini ketua PKK Rahmiyati Jahja kembali akan
menggelar lomba polisi cilik jilid III , .kegiatan ini pula melibatkan kepengurusan sebagai ketua PGRI kabupaten gorontalo ,jadi kami akan melibatkan PGRI kabupaten gorontalo serta para kepala kepala cabang diknas se kabupaten gorontalo.
Rahmi menjelaskan bahwa sudah
menjadi komitmen dari ketua PKK Rahmiyati untuk terus melanjutkan progam polisi
cilik dimana menurutnya agenda yang baru pertama kami dilaksanakan di provinsi ini memiliki cara unik untuk mendidik anak." kami berharap ketua TP-PKK yang akan menggantikan posisi ini wajib melanjutkannya dan kalau program ini tidak dilanjutkan oleh ketua TP-PKK baru,kami selaku anggota DPD RI siap melanjutkannya dengan membiayainya sendiri karena ini menyangkut meningkatkan dan melatih pembinaan karakter anak.jelasnya.
“membangun
karakater, membentuk pribadi yang disiplin pada anak-anak, tidak mudah,
sehingga perlu cara-cara tersendiri agar bisa menerapkannya pada kehidupannya
sehari-hari dan salah satu caranya melalui lomba polisi cilik”tukas rahmi.
Diuraikan
pula bahwa selain bersifat mendidik juga memberikan citra tersendiri bagi
polisi dimana sebagian orang tua masih menampakan bahwa polisi sebagai sosok
yang menakutkan, maka melalui lomba ini diharapkan anak lebih mengetahui tugas
dan fungsi kepolisian dan menjadikan meraka sebagai contoh anak yang
berkarakter disiplin dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas baik
dilingkungan kelaurga dan sekolahnya
lanjut pula di katakannya bahwa pembentukan dan pembinaan karakter seperti ini kepada anak bernilai positif dimana mulai usia dini kita sebagai orang tua haruslah melatih dan membina karakter anak sehingga nilai dan etika moral para anak ini tidak lari dari pada penghayatan dan pengamalan pancasila.artinya ,modal orang tua dalam pembinaan etika ini harus di tingkatkan mulai mereka beruasia dini agar kedepan etika moral mereka tidak akan terkikis dengan masuknnya pergaulan bebas yang mengakibatkan lunturnya moral pada jati diri anak anak tersebut.kata rahmi
" Apabila usia dini tidak dimanfaatkan dengan menerapkan pendidikan dan penanaman nilai serta sikap yang baik tentunya kelak ketika ia dewasa nilai-nilai moral yang berkembang juga nilai-nilai moral yang kurang baik. Oleh karena itu pendidikan anak usia dini adalah investasi yang sangat mahal harganya bagi keluarga dan juga bangsa.Anak-anak merupakan generasi penerus keluarga sekaligus generasi penerus yang akan meneruskan estafet perjuangan para pendahulu kita. Betapa bahagianya orang tua yang melihat anak-anaknya ”berhasil”, baik dalam pendidikan, berkeluarga, bermasyarakat, maupun dalam berkarya untuk bangsa.kata rahmi.
" Apabila usia dini tidak dimanfaatkan dengan menerapkan pendidikan dan penanaman nilai serta sikap yang baik tentunya kelak ketika ia dewasa nilai-nilai moral yang berkembang juga nilai-nilai moral yang kurang baik. Oleh karena itu pendidikan anak usia dini adalah investasi yang sangat mahal harganya bagi keluarga dan juga bangsa.Anak-anak merupakan generasi penerus keluarga sekaligus generasi penerus yang akan meneruskan estafet perjuangan para pendahulu kita. Betapa bahagianya orang tua yang melihat anak-anaknya ”berhasil”, baik dalam pendidikan, berkeluarga, bermasyarakat, maupun dalam berkarya untuk bangsa.kata rahmi.
Disis lain kepala badan perempuan dan keluarga berencana
dewi marsita usman menyampaikan bahwa lomba polisi cilik ini akan dilaksanakan
selama dua hari 14 s/d 15 agustus 2015 bertempat di gelanngang olar raga “
david-tonny”
Dan untuk peserta lomba cilik ini adalah sejumlah 19
group yang berasal dari siswa sekolah dasar kelas 3-5.setiap kecamatan
mewakilkan 1 regu yang berjumlah 16 orang anak yang terdiri 8 laki laki dan 8
perempuan.kata dewi
Lanjut dewi adapun yang menjadi tim penilai pada lomba
pocil ini adalah unsur polda gorontalo,unsur kodim 1304.unsur polres,unsur
batalyon 713 sayaya tama .dan untuk indikator penilaian pada lomba ini yakni
disiplin,kekompakan,perauran baris berbaris,gerakan lalu lintas,harmonisasi
gerakan,kreatifitas,keindahan penampilan serta yel –yel.
Hadir pada
rapat tersebut Perwakilan Dari Pihak Polda Iptu Tahero Kanit Dikyasa
,Perwakilan Polres Limboto Ipda Komang Saptapraman,Sik Kanit Dikyasa,Serka
S,Halaka,Unsur Koramil Limboto ( Babinsa ) ,Sertu Latif Hamsyah Unsur Yonif
713,Serka Rahim Yonif 713,Serta Pratu Sandi Yonif 713.








Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum