Selaku Anggota Dharma Wanita Ibu-
Ibu Senantiasa Diharapkan Untuk Ikut Melibatkan Diri Dalam Berbagai Kegiatan
Organisasi,Namun Kondisi Ini Tersbut Jangan Membuat Lupa Bahwa Keluarga Pun
Sangat Membutuhkan Keberadaan Perhatian Ibu- Ibu.Karena Itu Saya Selaku Dewan
Penasehat Dharma Wanita Berharap Besar Harapannya Agar Seluruh Anggota Dharma
Wanita Persatuan Kabupaten Gorontalo Selaku Istri Pns Tetap Lebih
Memprioritaskan Tugas Membina Keluarga,Demikian Yang Dikatakan Oleh
Dewan Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupetn Gorontalo Rahmiyati Jahya Pada
Pelaksanaan Workshop Dharma Wanita Kabupaten Gorontalo Yang Berlangsung Di Aula
Rumah Dinas Bupati.
Dalam Kesempatan Kali Ini Kehadiran Ketua Tp-Pkk Rahmiyati Yahya Sebagai
Pemateri,Yang Di Damping Langsung Oleh Wakil Ketua Tp-Pkk kabupaten gorontalo Venny Anwar,kepala badan
pemberdayaan perempuan dewi marsita usman.
Lebih lanjut rahmi menambahkan
bahwa peran ibu sesungguhnya sangat di butuhkan dalam keluarga,sebab
berjalannya dengan baiknya pembinaan keluarga akan memberikan ketenangan batin
bagi suani sebagai kepala keluarga.yang pada akhirnya akan mendukung
optimalisasi pelaksana tugas suani sebagai aparatur sipil Negara.kata rahmi
Di dalam keluarga peran ibu sangat strategis Tidak dipungkiri dan kenyataannya yang terjadi adalah
orang-orang bekerja membanting tulang siang dan malam hanya untuk mendapatkan
uang yang mereka terima dalam bentuk gaji, tetapi IRT bekerja dengan kerelaan
dan keikhlasan tanpa harus menuntut untuk digaji atau diberi bonus. Semua
pekerjaan dilakukan dengan senang hati tanpa mengharapkan imbalan dari
siapa-siapa. Pekerjaan IRT pun sangatlah banyak, sehingga menuntutnya menjadi
seseorang yang serba bisa. Pungkasnya lagi
Oleh
karena itu saya dapat menyimpulkan bahwa
seorang ibu dapat melaksanakan beberapa pekerjaan yang harus bisa
dilakukan seorang IRT,dengan kata lain filosofi seorang ibu dapat kita lihat
dalam beberapa fungsi,fungsi yang pertama yakni ibu Sebagai Bisa Jadi Guru dimana
Pendidikan dasar seorang anak dimulai dari dalam rumahnya sendiri. Sejak
dini, seorang IRT telah menjadi guru bagi anak-anak mereka bahkan sejak dalam
kandungan. Ibu selalu mengajarkan hal-hal positif bagi anak-anaknya,ibu
sebagai perawat Hidup yang sehat menjadi harapan setiap orang. Ketika
dalam keluarga, apakah suami atau anak kita jatuh sakit, tentu kita sebagai
istri dan ibu akan merasa sedih dan cemas, berharap supaya cepat sembuh dan
bisa beraktivitas kembali. Namun, penyakit itu datangnya tidak kita ketahui.
Seorang IRT harus bisa mengantisipasi atau melakukan sesuatu jika sakit itu
menimpa suami atau anak-anaknya,ibu Bisa
jadi konsultan keuangan Banyak yang bilang di dalam rumah
tangga, istri adalah konsultan keuangan dalam keluarga. Dan memang kebanyakan
IRT yang mengelola atau mengatur keuangan keluarga. Seorang IRT harus cermat
dan bijaksana dalam mengatur keuangan karena ini menyangkut masalah uang,
tentunya IRT harus pintar-pintar dalam mengelola dan menggunakannya sesuai
pos-posnya agar kebutuhan rumah tangga bisa terpenuhi tepat sasaran.ibu
juga bisa jadi desain intorior
dalam rumah yang selamax adalah mengatur dan menata keadaan dalam rumah,ujar
rahmi
Maka
dari pelaksanaan workshop kali ini saya berharap sekali lagi bahwa peran kita
sebagai ibu jangan di sia siakan.karena
keberhasilan sebuah keluarga adalah keterlibatan peran ibu dalam mengatur atau
momeneez serta membimbing keluaraga dalam kategori keluarga yang
sejahtera.tutup rahmi





Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum