Anggota DPD RI Rahmiyati Yahya memanfaatkan masa
resesnya untuk menyelenggarakan sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan
bernegara kepada para petugas kebersihan se-Kabupaten Gorontalo, sabtu (13/12)
bertempat di aula rumah dinas Bupati Gorontalo. Bersama dua pemeateri lainnya sosialisasi
hari itu menyajikan materi reaktualisasi Pemahaman Nilai-nilai Pancasila, UUD
Negara RI tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
Pada kegiatan yang diikuti lebih dari 200 orang
peserta ini, Rahmi menjelaskan sosialisasi 4 pilar kehidupan berbangsa dan
bernegara sebenarnya sesuai keputusan Mahkamah Konstitusi telah berubah nama
menjadi Sosialisasi 4 Konsensus dasar berbangsa dan bernegara sehingga ini merupakan
hal penting yang selalu harus diingatkan pada seluruh warga negara dan Tanggung
jawab ini harus menjadi perhatian serius seluruh elemen bangsa.
“Setiap tahun kami melakukan sosialisasi ini,
untuk kali ini saya fokuskan kepada petugas kebersihan agar mereka memahami tentang
4 konsensus dasar berbangsa ini” Ungkap Rahmi
Lanjutnya ia mengatakan, kita wajib mengaktualkan
kembali nilai-nilai luhur bangsa, khususnya nilai-nilai yang terkandung dalam
Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dari segala
bidang Dengan tujuan agar nilai-nilai luhur kehidupan berbangsa dan bernegara
dapat tetap menjadi tulang pungung dalam menjalankan kegiatan keseharian kita
meskipun tengah arus besar globalisasi. Seluruh komponen bangsa berkewajiban
untuk senantiasa melestarikan dan mempertahankan nilai-nilai Pancasila, UUD NRI
Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,, sebab globalisasi yang
mempengaruhi dinamika masyarakat dapat mengandung norma-norma yang tidak sesuai
dengan ideologi bernegara kita.
Oleh karena itu, kita perlu perkuat filter
sebagai salah satu cara mengaktualisasikan empat pilar kebangsaan demi
kepentingan generasi yang akan datang. Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan
Bhinneka Tunggal Ika, sejatinya dapat menjadi media penyaring efek negatif
globalisasi yang akan memperburuk kondisi kemanusiaan kita. Maka, peran
karakter yang kuat sangat diperlukan bagi kokohnya wawasan kebangsaan bangsa
Indonesia. Jelas Rahmi





Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum