Dalam
upaya pengenalan Polri sejak dini kepada anak dan memberikan proses
pembelajaran terhadap keberadaan sosok polisi sebagai sahabat anak, Senin (16/12)
kemarin di Gor. David-Tonny. Pemerintah Kabupaten Gorontalo kerja sama Polda
Gorontalo menggelar kegiatan Lomba Polisi Sahabat Anak dalam rangka Hari Ibu
yang Ke-85 dan HUT DWP Ke-14. Kegiatan yang pertama kalinya dilaksanakan di
Provinsi Gorontalo dan di buka Kapolda Gorontalo tersebut memperebutkan total
bonus sejumlah 60 juta. Hadir dalam Kegiatan tersebut di Hadiri Bupati
Gorontalo David Bobihoe Akib, Dirlantas Polda Gorontalo
Dirlantas
Polda Gorontalo,
KOMBES POL FAIZAL, SIK, SH saat membuka kegitan tersebut
mengatakan, kegiatan Polisi Sahabat Anak yang dilaksanakan dengan bermain
sambil belajar ini, diharapkan memberikan pengetahuan kepada anak usia dini
tentang sejumlah tanda atau rambu lalu lintas dengan harapan nantinya mampu
mengetahui aturan yang ada saat berlalu-lintas, “ dewasa ini pemahaman
masyarakat tentang peraturan berlalu lintas sangatlah memperihatinkan, hal ini
terlihat begitu banyaknya persoalan dan pelanggaran – pelanggaran yang terjadi
di jalan raya yang diakibatkan karena kurangnya pemahaman rambu – rambu lalu
lintas. untuk itu, dalam mengantisipasi hal ini, perlu adanya sosialisasi atau
penyegaran kembali tentang tatacara berlalu lintas yang baik, “ Ujarnya.
Dalam
kesempatan itu pula Bupati Gorontalo David Bobihoe Akib dalam sambutannya
mengatakan, sebagaimana kita ketahui dan sadari bersama bahwa kedudukan
generasi bangsa sangatlah penting. oleh karena itu, perhatian terhadap generasi
muda merupakan kewajiban kita, kewajiban semua pihak, mulai dari orang tua,
masyarakat, pemerintah, sekolah, sampai organisasi kemasyarakatan, “ seiring
dengan perubahan-perubahan yang terjadi, terutama adanya arus globalisasi yang
selalu membawa dampak positif tetapi juga ada akibat-akibat negatifnya,
permasalahannya tidak lagi sederhana namun cenderung menjadi begitu kompleks
dan rumit, sering kita melihat orang tua
merasa bangga dihadapan anaknya jika
melanggar peraturan lalu lintas olehnya dengan kegiatan inis Saya akan bangga
jika melihat anak menangis ketika ayahnya melanggar lalu lintas,”, Ungkap
David.
Sementara itu Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijaty
Jahja yang juga selaku ketua panitia pelaksana kegiatan, mengatakan bahwa polisi
sahabat anak mengandung arti yang sangat monumental karena gambaran kehidupan
seorang polisi akan diadopsi lewat peragaan anak–anak dalam bentuk kegiatan
seperti peraturan baris–berbaris, peragaan tentang 12 bentuk dan cara mengatur
lalu lintas yang diwujudkan lewat gerakan senam polisi sahabat anak, “ tujuan
diadakannya kegiatan ini tentunya untuk lebih menanamkan sikap disiplin pada
anak–anak, melatih kreativitas dan memberikan gambaran tugas kepolisian di mata
masyarakat, serta mengajak kita semua untuk senantiasa menanamkan kedisiplinan
dalam berlalu lintas dan menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan kita
masing–masing”. Tutup ia.





Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum