Rahmiyati menjelaskan Seminar ini memberikan pencerahan di tengah arus derasnya pemikiran negative masyarakat akan peran lembaga legislatif dimana badan kehormatan diperkuat baik tingkat DPR RI dan DPD RI, maupun DPRD untuk mengembalikan hakekat martabat dan kehormatan legislative, karena pada dasarnya Lembaga ini hadir sebagai jawaban kebutuhan semangat yg menuntut adanya perubahan untuk mencapai pelaksanaan tugas tugas lembaga dewan dalam konsep tata kepemerintahan yang baik dan bersih.
“Terpilih atau dipilih sebagai anggota badan perwakilan rakyat semestinya tidak hanya diartikan karena memperoleh suara terbanyak, akan tetapi merupakan suatu bentuk kepercayaan publik (public trust) , dimana para anggota pilihan atau terpilih dipercaya untuk mewujudkan kehendak harapan perasaan dan kepentingan publik. Jika dimaknai sebagai keberhasilan mengumpulkan suara mayoritas akan membuka peluang menggunakan segala cara (the end justifies the mean)”Jelas Rahmi
Secara pribadi pula Rahmi memberikan solusinya dalam usaha membangun kembali kepercayaan atau rasa hormat publik terhadap badan perwakilan rakyat tidak cukup semata mengandalkan keteguhan menegakkan etika atau penegakan hukum, tetapi perlu ada pembaharuan mendasar berbagai tatanan dan aturan main yang sangat berpengaruh pada tingkah laku politik badan perwakilan rakyat maupun tingkah laku individual anggota”Harus ada keberanian merombak secara menyeluruh dan mendasar untuk meniadakan pranata pranata atau prosedur yang akan merangsang tingkah laku korup baik dalam makna material maupun moril”Tambah Rahmi
Hasil seminar ditindaklanjuti dengan expert meeting bertempat di crown palace yang di harapkan bisa mengendapkan berbagai substansi dan bisa melahirkan formulasi baru,metodologi penanganan etika perilaku terhadap anggota lembaga legislatif yang pada akhirnya bertujuan agar penyelesaian segala permasalahan yang dilaksanakan Badan Kehormatan dapat meningkat dan mengikat sehingga kepercayaan masyarakan terhadap lembaga legislasi baik di pusat maupun daerah dapat terwujud




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum