
Setelah menyelesaikan masa reses DPD RI menggelar Sidang
Paripurna untuk memaparkan semua aspirasi yang diperoleh dari daerah. Untuk
senator Provinsi Gorontalo menghadirkan Rahmiyati Jahja sebagai juru bicara
yang bertugas untuk memaparkan laporan gabungan baik komite I hingga komite IV bertempat
di Gedung Nusantara DPD RI di Senayan Jakarta. Rabu 15/08
Khusus komite III sebagai bidangnya Rahmi menguraikan bahwa
aspirasi yang mengemuka secara nasional menjadi pembahasan di sidang
paripurna terdiri dari tiga item pokok
yang meliputi permasalahan Uji kompetensi Online Guru (UKG) yang bermasalah,
standarisasi harga alat kesehatan serta masalah kuota haji. Diuraikan uji
kompetensi guru secara online direkomendasikan untuk dipertimbangkan kembali
karena secara nasional terkendala pada masalah teknis sistim jaringan internet
dan kemampuan guru dalam mengoperasikan peralatan IT sehingga perlu persiapan
terlebih dahulu, demikian pula mengenai Standarisasi Harga Alat Kesehatan yan
baku perlu diterbitkan oleh kementrian kesehatan, karena setiap pengadaan
selalu diindikasikan korupsi serta kuota daftar tunggu haji terus membludak
harus diimbangi dengan kuota keberangkatan
Selain hal tersebut hal yang mengemuka menjadi aspirasi adalah persoalan sidang isbat atau penetapan 1
Ramadhan yang ditayangkan secara live di TV hanya menyebabkan kebingungan di
masyarakat, sehingga direkomendasikan kedepannya melalui DPD RI untuk tidak
ditayangkan melalui TV”Semuanya adalah rekomendasi dari DPD RI selanjutnya akan
di bahas Bersama DPR RI selaku penentu kebijakan”Jelas Rahmi




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum