Minyak tanah Bazaar PKK diserbu
warga selain lokasinya didekatkan dengan masyarakat juga dijual dengan harga murah 5000/liter
sangat rendah jika dibandingkan dengan harga pasaran normal 11.000/liter. Hanya
dala hitungan menit seluruhnya habis terjual bahkan terinformasi jatah terpaksa
dikurangi dari semula 5 liter menjadi 3 liter/perwarga. Hal tersebut di
akui oleh Ketua PKK Rahmiyati Jahja disebabkan oleh stok yang dibagikan hanya
sedikit dibandingkan dengan jumlah warga miskin yang membutuhkan.
“Harga minyak tanah itu di subsidi
oleh PKK dari 11.000/liter menjadi 5.000/liter, dan stok yang diberikan di
kecamatan hanya mampu memberikan subsidi bagi warga miskin belum untuk umum
yang disesuaikan dengan jumlah KK miskin dan ketersediaan dana PKK”Jelas
Sekertaris PKK Zesca
Sehingganya untuk menanggulangi
kekurangan yang ada, Ketua PKK Rahmiyati mengambil sikap untuk membeli kembali
minyak tanah dari hasil penjualan yang ada, sehingga mampu untuk melayani
kebutuhan masyarakat.”Saya sudah laporkan bahwa permintaan masyarakat agar stok
minyak tanah ditambah, sehingganya ibu Ketua Rahmiyati mengambil keputusan untuk membeli kembali minyak tanah dari
uang hasil bazaar”Jelas Zesca
Sementara
Ketua PKK Rahmiyati Jahja saat di konfirmasi membenarkan hal tersebut dan
memang sudah diperkirakan sebelumnya dan menurutnya resiko apapun PKK tetap
menggelar bazaar minyak tanah dengan pertimbangan sebagian masyarakat belum
menggunakan gas Elpiji apalagi yang tinggal di pedalaman mereka masih
mengadalkan kayu bakar dan minyak tanah. Selain itu pula menjelang akir
Ramadhan melaksanakan tradisi pasang lampu, sehingga diharapkan dengan adanya
kesediaan minyak tanah murah tradisi tumbilotohe ini akan semarak”Jelas
Rahmi





Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum