Selamat Datang di Blog Rahmiyati Center. | About Us | Contact | Register | Sign In

24 Desember, 2010

RESES RAHMI BEDAH RUMAH MISKIN




Anggota DPD RI Rahmiyati Jahja memiliki cara lain dalam menjalani masa resesnya. Selain melakukan tatap muka langsung dengan masyarakat untuk menjaring aspirasi, Rahmiyati juga melakukan kegiatan sosial yang langsung menyentuh warga miskin dengan melakukan bedah rumah salah satu wrga miskin di Kecamatan Batudaa bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Gorontalo. Jumat 25/12


Ade Eyato (57) penerima bantuan bedah rumah adalah warga miskin yang tinggal di Desa Dunggala Dusun Sipatana Kecamatan Batudaa tinggal digubuk reot yang nyaris roboh. Sehari-harinya ia berprofesi sebagai tukang cuci dengan upah seadanya sesuai dengan kemampuannya dalam bekerja, sehingga untuk menyambung hidup ia mengandalkan anak bungsunya yang bekerja sebagai buruh kasar dari tujuh bersaudara yang telah berumah tangga karena telah ditinggalkan oleh mendiang suami .
Proses bedah rumah diawali dengan proses pembongkaran yang disaksikan oleh Anggota DPD Rahmiyati Jahja, pemilik rumah, pemerintahn dan masyarakat setempat. Sebagaimana program bedah rumah dalam infotaimen TV Nasional Rahmi kemudian memboyong Ade Eyato bersama anaknya Riky Hasan untuk plesir menghabiskan wakru proses bedah rumah yang berlansugn selama 3 jam 30 menit. Rute pertama yang dilalui adalah menikmati pemandangan Gorontalo dari kantor Gubernur yang bagi ade adalah untuk pertamakalinya, berlanjut dengan mengunjungi tempat perbelanjaan seluruh perlengkapan rumah serta sembilan bahan pokok disalah satu super market di kota Gorontalo, ke restoran untuk makan siang dan istirahat di rumah Wakil Bupati Gorontalo Tony Junus dan kemudian kembali ke Batudaa melihat secara langsung rumah barunya yang diresmikan oleh Bupati Gorontalo David Bobihoe
Saat dikonfirmasi oleh media cetak dan elektronik yang meliput prosesi bedah Rumah Rahmiyati mengatakan agenda yang dilakukannya merupakan bagian dari tugas pokoknya dalam komite III bidang kesejahteraan sosial, dimana menurutnya aspirasi lokal seperti pembangunan mahyani tidak memungkinkan untuk diaspirasikan lagi ke tingkat pusat karena segera butuh solusi sehingga dengan keamampuan seadanya berusaha untuk mewujudkan impian masyarakat khsusunya masyarakat miskin. Selain itu pula Rahmi memberikan pendapatnya sekiranya reses bagi seluruh anggota DPD melakukan hal yang sama pasti dapat mengurasi masyarakat miskin selain itu pula kegiatan ini lebih efektif dalam upaya mensosialisasikan DPD itu sendiri’Bedah rumah saya lakukan karena berhubungan langsung dengan komite III. Saya berfikir lebih baik reses dilakukan dengan kegiatan sosial semacam ini dari pada kegiatan seremonial, karena sangat efektif f untuk mensosialisasikan kelembagaan DPD itu sendiri juga dapat berkontribusi mengurangi masyarakat miskin dan pasti bernilai pahala”tukas Rahmi
Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum