
Penderita kusta oleh sebagian masyarakat dianggap sebagai penyakit kutukan sehingga banyak orang yang menjauhi mereka. Lain halnya Rahmiyati Jahja, ketua PKK yang juga anggota DPD RI mendengar informasi tentang kelompok penderita kusta yang berjumlah 11 penderita itu malah memilih untuk menemui mereka dan berdialog secara langusung bertempat di Puskesmas Limboto Barat Rabu, 03/11 kemarin
Kelompok kusta itu ternyata sementara menjalani terapi penyembuhan penyakit yang di tangani oleh tim khusus “Terapinya sudah selasai tidak perlu lagi kemedis pengobatan cukup merawat dengan menggunakan alat disekitar dan sederhana seperti baskom diisi air serta minyak kelapa” Jelas dr. Sandra salah seorang tim tersebut
Dijelaskan pula jika penyakit kusta memang bisa menyebabkan cacat karena luka yang mengalami infeksi sekunder, infeksi ini diakibatkan oleh aktifitas penderita seperti sering kesawah dan luka sehingga terapi perlu diberikan anti biotic tapi terapi tersebut juga tidak memelukan obat “Penyakit kusta itu mati rasa sehingga penderita tidak merasakan bagian yang luka pada tubuhnya”Tambah Sandra
Berdasarkan solusi yang ditawarkan oleh tim tersebut Rahmiyati akhirnya memutuskan untuk membelikan sandal khusus bagi penderita agar terhindar dari bencana penyakit yang dijauhi oleh masyarakat tersebut” Banyak hal yang bisa dilakukan untuk memberikan uluran tangan kepade orang lain, bagi kelompok penderita kusta ini saya akan belikan sandal khusus yang bisa dipakai untuk bekerja dan santai”Jelas Rahmi




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum