Selamat Datang di Blog Rahmiyati Center. | About Us | Contact | Register | Sign In

25 September, 2010

CAFÉ SWEET CORNER LANSIA DIBUKA

Tanpamu apa artinya, tanpamu sepi terasa gairah hidup para lansia…. Penggalan lagu pop itu di ubah oleh kelompok lansia binaan PKK melalui Ketuanya saat menyumbangkan lagu dalam rangka peresmian café Sweet Corner lansia oleh Bupati Gorontalo David Bobihoe Akib dihadiri oleh seluruh satker dan kelompok lansia binaan TP. PKK Kabupaten Gorontalo bertempat di kompleks Rumah baca dan Internet The Rahmiyati Centre Limboto, Sabtu 24/09


Rukmin Otaya ketua selaku pimpinan kelompok lansia mengatakan rasa bangga dan terharu terhadap program Pemerintah dan PKK yang tak henti-hentinya memperhatikan keberadaan lansia melalui berbagai program seperti halnya café lansia sehingga memberikan semangat bagi lansia untuk terus berkerasi bersama kaum muda “Lansia akan terus berjaya bersama Bapak David dan Bunda Rahmi, kami lansia masih diberikan kesempatan menikmati sisa hidup dengan terus berkreasi, walau kami dari fisik sudah rapuh tapi kami masih punya jiwa dan semangat”Jelas rukmin
Lansia yang melekat pada Pokja I TP. PKK Kabupaten sejak 5 tahun sebelumnya menyelenggarakan berbagai kegiatan dari skala kecil hingga event bersar seperti lomba menu lansia, kebun lansia, pemilihan Ratu Lansia sampai jumbara lansia yang di gelar beberapa bulan sebelumnya dan kini untuk periode pemerintahan kedua telah diprogramkan café lansia sebagai tempat relaksasi bagi lansia baik dari segi menu dan waktunya disesuaikan dengan keberadaan lansia.
Bupati David sendiri dalam sambutannya secara teknis menguraikan bahwa café Sweet Corner lansia tersebut untuk perdana dibuka pada setiap hari Sabtu pagi dengan menu sesuai dengan kebutuhan lansia, namun tidak menutup kemungkinan untuk terus dikembangkan sesuai dengan kapasitas pengunjung”Para lansia setiap hari Sabtu agar rutin jalan sehat, kemudian memanfaatkan café lansia untuk memperoleh menu sehat, jika pengunjungnya terus bertambah maka akan dibuka setiap hari. Ini semua dilakukan agar para lansia tidak lagi dianggap sebagai kaum yang termarginal dan menjadi beban kaum muda, tetapi diharapkan akan tetap bersemangat dalam keterbatasan yang ada”Jelas David

Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum