Selamat Datang di Blog Rahmiyati Center. | About Us | Contact | Register | Sign In

09 Mei, 2010

TERIMA KASIH IBU RAHMI ATAS ULURAN TANGANNYA



Saat menerima telpon dari Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmiyati Jahja, S.Pd lewat HP dari senayan, Ramlah Mohune warga dusun Alidaa Desa Padengo Kecamatan Limboto Barat tidak bisa berkata-kata dan hanya langsung meneteskan airmata dihadapan pengurus PKK Kabupaten Gorontalo dan keluarga yang mengunjungi rumahnya. Jumat 07/05

Ramlah beberapa hari sebelumnya melahirkan anak ke empatnya, meskipun lahir cukup umur, tetapi memiliki beran badan rendah, sehingga bayi yang dilahirkan dirumah itu langsung di larikan di rumah sakit dan langsung di tempatkan di incubator, karena badan yang semakin membiru. Setelah tiga hari dirawat Ramlah mengutarakan niatnya untuk mengeluarkan bayinya secara paksa karena alasan biaya”Ibu Rahma menanyakan biaya pengobatan perhari, karena bayinya memerlukan pertolongan O2 maka saya jelaskan harga sebenarnya, hari berikutnya dia dating dan melapor untuk mengeluarkan bayi secara paksa”Jelas Suster Meita yang bertugas di rung inkubator. Dari pengakuan Ramlah dalam kondisi yang tidak menentu itu, seorang kerabatnya melayangkan sms ke Bupati David Bobihoe. Sehingga atas rekomendasi dari Rahmi pengurus PKK dimintakan untuk melihat secara langsung kondisi bayi serta mengunjungi rumahnya
Dari hasil konfirmasi pihak keluarga, ternyata yang bersangkutan benar-benar warga miskin terbukti tempat tinggal saat itu hanya status numpang bahkan Sarjono suami Ramlah bekerja di lading sebagai petani penggarap, namun ironisnya tidak terdaftar debgai anggota asuransi kesehatan Jamkesmas dan Jamkesda. Pemerintah kecamatan yang juga datang besama rombongan PKK menanggapi hal itu mengatakan bahwa yang bersangkutan memang sering keluar wilayah Kabupaten Gorontalo sehingga tidak terdata oleh pihak desa “Ibu Ramlah dan suami sering ke kota karena karena ibu Ramlah sendiri sebelumnya adalah warga lima U Kota Gorontalo sehingga sebelumnya tidak terdata”Jelas Camat Limboto Barat Rosman.
Mengenai proses kehamilan bayi saat ini memiliki berat 2200 Kg itu, Dari pengakuan Ramlah ternyata kehamilannya tidak diketahui sama sekali, bahkan selama hamil masih minum pill KB, sehingga dia tidak memiliki persiapan apa-apa dalam menjalani persalinan.”Alhamdullilah ibu bupati mengatakan secara langsung bahwa semua biaya perawatan anak saya akan ditannggung sepenuhnya, karena terharu Saya menangis “Tukas Ramlah
Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum