Anak-anak baik dari tingkat PAUD hingga SLTA saat ini seharusnya dibekali dengan pengetahuan lokal pasalnya banyak anak yang tidak mengenal pengetahuan mengenai linkungan dia tinggal. Ini diungkapkan oleh Ketua PKK Rahmiyati Jahja saat menghadiri malam hiburan bagi masyarakat Pulubala yang dirangkaian dengan peresmian pemanfaatan peternakan ayam yang dikelola oleh kelompok tani oleh Bupati Gorontalo. Rabu 08/04 pekan lalu
Sebagaian besar anak-anak lebih menguasai berbagai pengetahuan di belahan dunia dan ini merupakan efek positif dari perkembangan teknologi informasi, namun yang menjadi keprihatinan dengan pengetahuan global tersebut anak-anak tidak dibarengi dengan pengetahuan lokal minimal mengenal orang-orang yang dekat dengan aktifitas keseharian sebagai anak didik atau lebih luas lagi mengenal kondisi desa dan kecamatan dan personil dalam pemerintah lokal.”Anak-anak sekarang mampu mengutak atik informasi dunia lewat internet tetapi ironis mereka tidak mengenal siapa nama kepala sekolah, Kepala Desa ataupun camat. Saya sudah coba dibeberapa lokasi saat kunjungan saat ditanya mereka menjawab hanya nama inisial saja seperti ti Kepu, ti Kades ataupun ti Pak camat tapi yang luar biasa mereka kenal nama bupati. Ini merupakan pembanding ”Contoh Rahmi.
Sehingganya Rahmi meminta kepada para pendidik khusunya guru sebagai orang lebih dekat dengan pendidikan anak agar memberikan pengetahuan berupa muatan lokal sespesisifik mungkin, sehingga mereka mengenal lingkungan tempat tinggalnya, tetapi tidak mengabaikan pengetahuan global.




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum