
Peringatan Hari Kartini ke-131 tingkat Kabupaten Gorontalo, Rabu (21/04) diperingati di Gedung Kasmat Lahay Limboto. Dalam momentum tersebut para lansia yang dibawah koordinasi Ketua TP. PKK, Hj. Rahmiyati Jahja, nampaknya tak kalah perannya dengan kebolehan kaula muda, ketika dipercayakan menjadi penyelenggara kegiatan itu.
Bupati Gorontalo David Bobihoe Akib, mengunkapkan rasa salutnya kepada para lansia, ia menilai peran serta mereka dalam peringatan Hari Kartini di Kabupaten Gorontalo menjadikan momen bersejarah bagi negeri ini menjadi hikmad. “Semoga momentum ini dapat memberikan kita kesadaran akan pentingnya kepekaan social, fakta menunjukkan bahwa diantara 13 orang hanya ada 2 yang peduli kepada orang lain, itu pun salah satu dari mereka hanya peduli kepada saudaranya”, ungkap Bupati David diawal sambutannya.
Menurut Bupati, Hari Kartini jangan sekadar dimaknai dengan simbol-simbol yang mengedepankan perlawanan terhadap ketidakberdayaan perempuan semata, melainkan perannya lebih kepada kiprah perempuan dalam memberdayakan masyarakat. “Olehnya peringatan Hari Kartini ini menjadi kebanggaan bersama, apalagi para penyelenggaranya adalah kartini-kartini (lansia) yang ternyata kemampuannya tidak boleh kita ragukan”, ungkap Bupati.
Disisi lain juga dijelaskan, paradigma pembangunan dewasa ini tidak lagi berorientasi pada bangunan-bangunan mercusuar yang hanya memiliki manfaat bagi rakyat, melainkan pelaksanaannya secara sistematik terus mendorong rakyat agar produktif secara mandiri dan permanen. “Oleh karena itu pemerintah terus meningkatkan kualitas SDM masyarakat melalui program-program bermutu dan berdaya saing”, jelas Bupati David.
Dalam kesempatan itu juga Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo, Hj. Rahmiyati Jahja memberikan pandangannya terhadap momentum Hari Kartini ke-131. Menurutnya, sosok Kartini merupakan pribadi yang gigih memperjuangkan hak-hak perempuan yang gerakannya menjadi catatan sejarah tersendiri bagi rakyat Indonesia .
“Karenanya peringatan Hari Kartini mari dijadikan momentum untuk mengapresiasikan kemampuan yang kita miliki, yakni dengan melakukan berbagai aktifitas yang dapat dinikmati orang banyak. Ukirlah yang baik dibatu karang, tulislah yang jelek dipasir laut. Semoga dengan prinsip ini, segala persembahan kita untuk membangun masyarakat yang madani akan benar-benar terlaksana jauh dari kepalsuan”, jelas Rahmiyati. Acara tersebut juga diwarnai dengan penyerahan penghargaan kepada tiga Kartini yang telah tulus mempersembahkan pengabdiannya demi pembangunan Kabupaten Gorontalo oleh Yayasan Rahmiyati Centre.




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum