Terminal, tempat berdagang ataupun tempat yang sering orang berkumpul seharusnya di lengkapi dengan jamban umum. Seperti di eks terminal Telaga yang saat ini beralih fungsi sebagai tempat pedagang kaki lima yang menjual buah-buahan dan kuliner sesuai hasil pemantauan belum terdapat jamban umum, yang ada hanya jamban perorangan. Tak dapat dibayangkan jika pedagang atupun orang yang berkunjung ingin membuat hajat pasti menimbulkan pemandangan yang tidak mengenakan. Ini dijelaskan oleh Ketua PKK Kabupaten Gorontalo saat mengunjungi lokasi rencana pembangunan jamban umum di kopleks bekas terminal Telaga beberapa pekan lalu.”para pedagang di eksterminal Telaga harus punya jamban umum kalu tidak akan nampak semraut”Jelas Rahmi
Rahmi mengatakan untuk mengajak masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat bukan hanya ungkapan saja, tetapi harus didukung oleh fasilitas seperti halnya jamban dimana jamban seharusnya dianggap sebagai suatu kebutuhan bukan pelengakap karena menjadi syarat utama PHBS. “Mengajak masyarakat untuk berperilaku sehat harus di tunjang dengan fasilitas, Saya sendiri melalui Rahmiyati Centre dan sekarang pemerintah yang mengadakan”Jelas Rahmi
Rahmi menambahkan lokasi eks terminal Telaga itu akan diberikan fasilitas jamban umum, sehingga bersama peperintah kecamatan meninjau secara langsung lokasi rencana pembangunan, sehingga fasiltas jamban umum ini tidak nampak semraut, apalagi lokasi itu merupakan lokasi batas antar Kabupaten Gorontalo dan Kota Gorontalo sehingga di rencanakan secara matang.




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum