Selamat Datang di Blog Rahmiyati Center. | About Us | Contact | Register | Sign In

09 Maret, 2010

POKJA IV BAWA GIZI BURUK KE TFC



Pokja IV PKK Kabupaten Gorontalo kembali menemukan bayi yang terindikasi gizi buruk. Yakob Djafar, bayi baru berumur dua minggu tersebut nampak memprihatinkan, sejak dilahirkan pada tanggal 29 Januari 2010 kemarin hingga saat ini berat badannya baru mencapai 2,7 kg dengan panjang badan 51 cm, terungkap saat di kunjungi secara langsung di rumah tinggalnya Desa Ilotidea Kecamatan Tilango Rabu 10/03.

Penemuan itu berdasarkan laporan dari pihak puskesmas setempat dimana bayi yang merupakan anak kedua dari Yamin Jafar (40) warga miskin berprofesi sebagai nelayan itu terindikasi gizi buruk dan belum di tangani di pusat penanganan gizi buruk (TFC) puskemasmas Mongolato.
Orang tua bayi saat dikonfirmasi oleh PKK mengatakan bahwa proses persalinan hanya melalui penangan bidan kampung karena tidak memiliki biaya persalinan, sementara itu dari pihak puskesmas mengatakan bahwa ibu hamil tersebut telah tercatat dalam daftar ibu hamil telah dilakukan pengecekan, bahkan telah diberikan jaminan pelayananan penanganan bidan secara gratis, selama proses kehamilan tercatat hanya sekali melakukan konsultasi dengan bidan desa dan akhirnya persalinan hanya dilakukan secara diam-diam. Penjelasan yang sama datang dari pemerintah tingkat dusun dimana menurutnya sudah seringkali di informasikan menganai penanganan kehamilan, namun hanya selalu ditanggapi dingin.”Puskes sudah kunjungi, telah diberikan jaminan bidan gratis saat melahirkan demikian pula pemerintah desa selalu memperingatkan, namun meraka tidak punya respon apa-apa, malah terdengar berita sudah melahirkan oleh dukun kampung dengan alasan tidak ada uang”Tukas pihak puskes
Dalam kondisi demikian pihak PKK bersama Puskes Mongolato memutuskan untuk membawa bayi untuk diberikan terapi khusus tetapi sempat tidak disetujui oleh pihak orang tua namun setelah diberikan penjelasan dan pendekatan dan akhirnya pihak keluarga pun setuju.”Semula orang tua enggan untuk diajak ke TFC namun setelah diberikan penjelasan akhinya mereka setuju, dan PKK juga memberikan susu dan sejumlah uang”Tukas Zesca Pokja IV

Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum