Syukuri apa yang ada hidup adalah anugerah. Penggalan lagu tersebut ternyata menjadi sebuah inspirasi dari Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja dalam memberikan perhatian kepada semua lapisan masyarakat termasuk bagi mereka golongan waria. Hal ini terungkap melalui penjelasan Ketua PKK Rahmijati Jahja saat menghadiri agenda kegiatan hiburan Rakyat Kabupaten Gorontalo yang digelar oleh Asosiasi Wanita Special Provinsi Gorontalo dengan membawakan pidato yang bertemakan berbagai kebijakan reformasi birokrasi pemerintah daerah dengan bahasa dan gaya meraka sendiri. Sabtu 17/10
Rahmijati menguraikan bahwa tiada manusia yang terlahir sempurna melekat pada seorang waria, dimana dimata publik mereka hanya sebagai pesolek, menjadi penghibur sebenarnya dibalik hal itu merak juga memiliki potensi. Kita harus memaklumi bahwa golongan waria tidaklah mudah untuk dihilangkan atau di hapuskan dengan kekerasan, tetapi yang harus dipikirkan bagaimana untuk memberdayakan meraka menjadi manusia yang cerdas sebagaimana orang orang. pada umumnya. Sehingga pelu dilakukan berbagai inovasi program khusus waria yang bersifat mendidik seperti halnya kreasi berpidato mengenai kebijakan reformasi birokrasi pemerintah daerah Kabupaten Gorontalo.”Waria bukan hanya menjadi pesolek tetapi harus cerdas”Jelas Rahmi
Dijelaskan bahwa maksud kecerdasan itu sendiri menurut Rahmijati bukan saja sekedar cerdas berfikir, tetapi cerdas dalam berbagai hal yang meliputi 3 bentuk kecerdasan yang meliputi kecerdasan intelktual, kecerdasan emosional dan kecerdasan spritual. Jika ketiga kecerdasan ini kelak dimiliki maka waria kedapan tidak lagi dianggap sebagai masyakat yang terpinggirkan.
Ditinjau dari program PKK sendiri Rahmijati menjelaskan bahwa waria merupakan bagian dari masyarakat, maka secara otomatis meraka juga bagian dari program PKK Kabupaten Gorontalo khususnya Pokja II bidang pendidikan dan keterampilan. Menurut Rahmi kaum waria terlepas predikatnya sebagai pesolek dan penghibur waria memiliki potensi dan keterampilan maka melalui PKK potensi tersebut dibina dan dikembangkan, bukan sebaliknya dikucilkan.
Sementara itu Ketua Asosiasi Wanita Special Provinsi Gorontalo Erni dalam penjelasannya mengatakan bahwa Waria di Kabupaten Gorontalo memperoleh perhatian dari pemerintah daerah, serta dukungan penuh dari Ketua TP. PKK Kabupten Gorontalo Rahmijati Jahja yang saat ini telah menjadi anggota DPD-RI di senayan, sehingga semua kegiatan waria di Kabupaten Gorontalo selalu sukses “Kami merasa tersanjung dengan program bunda Rahmi”Jelas Erni




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum