Selamat Datang di Blog Rahmiyati Center. | About Us | Contact | Register | Sign In

24 Juli, 2009

RAHMI RESMIKAN MASJID MASYARAKAT DESA LABANU



Sebagai bentuk rasa Syukur masyarakat Labanu atas selesainya pembangunaan Masjid yang sederhana yaitu berukuran kecil, berdindingkan papan, beratapkan rumbia dan berlantai beton kasar yang dilapisi karfet serta dibangun atas swadaya murni majelis ta’lim setempat, rabu kemarin 22/07 menggelar berbagai kegiatan social berupa nikah masal, gunting rambut dan beat, yang diikuti masyarakat kurang mampu di desa tersebut.

Ketua TP. PKK Ny. Rahmijati Bobihoe Yahya oleh masyarakat Labanu secara khusus mempercayakan dirinya untuk mengresmikan pemanfaatan masjid tersebut yang ditandai dengan pengguntingan pita, sekaligus menjadi saksi terhadap kegiatan yang social yang dilaksanakan oleh masyarakat, dimana keinginan masyarakat Labanu untuk menghadirkan Rahmijati Bobihoe Yahya adalah didorong oleh kedekatan hubungan, dimana bagi masyarakat setempat Rahmijati Yahya adalah sosok yang dikenal sangat dekat dengan masyarakat dan memiliki kepedulian social yang tinggi khususnya terhadap masyarakat yang kurang mampu. “Ibu Rahmi oleh sebagian besar masyarakat, khususnya masyarakat didesa labanu adalah satu-satunya istri pejabat yang tidak ada batas dengan masyarakat, bahkan kami selaku masyarakat merasa lebih nyaman menyampaikan keluh kesa terhadap ibu rahmi karna akan cepat disahuti, ketimbang kami menyalurkan kepada orang lain” tutur salah satu warga yang enggan namanya dikorankan.
Sementara itu ketua TP. PKK Rahmijati Bobihoe Yahya ketika mengresmikan pemanfaatan masjid tersebut menyatakan salut kepada masyarakat desa setempat yang telah berupaya mendirikan tempat ibadah barupa masjid yang meskipun bentuknya sangat sederhana tapi keberadaannya sangat berarti bagi masyarakat setempat, karena dengan berdirinya masjid tersebut masyarakat tidak perlu lagi bersusah paya menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk melaksanakan ibadah, apalagi dalam menghadap Ramadhan yang sudah diambang pintu.
Olehnya tegas Rahmi, meskipun masjid yang dibangun masyarakat ini bentuknya sangat sederhana, kiranya dapat dimanfaatkan masyarakat secara baik, karena sesungguhnya bentuk masjid bukan merupakan ukuran bagi manusia dalam menjalankan ibadah, akan tetapi lebih dari itu yang diharapkan dari keberadaan masjid ditengah-tengah masyarakat adalah dapat meningkatkan derajat iman dan takwa masyarakat khususnya dalam hal menjalankan ibadah. “ apa artinya masjid yang berdiri megah ditengah – tengah masyarakat jika pada setiap pelaksnaan shalat 5 waktu tidak terisi atau termanfaatkan, lebih baik sederhana seperti ini asalkan didalamnya banyak orang yang melaksanakan ibadah. Tutup Rahmi.
Pada kesempatan tersebut Rahmijati Bobihoe Yahya menyerahkan bantuan secara pribadi untuk pengembangan masjid sebesar 5 juta rupiah kepada pihak ta’mirul masjid, tak luput pula kepada sepasang pengantin yang menikah, anak – anak yang digunting rambut dan Beat memperoleh sentuhan dari Ketua TP. PKK Rahmijati Bobihoe Yahya.

Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum