Selamat Datang di Blog Rahmiyati Center. | About Us | Contact | Register | Sign In

12 Juli, 2009

RAHMI MEDIASI ANAK PENDERITA KANKER TULANG

Adelia Ahmad anak dari Jepri Ahmad warga miskin kelurahan Hutuo, terpaksa harus memperoleh penanganan khusus. Pasalnya anak yang saat ini berumur 7 tahun 4 bulan tersebut terindikasi menderita kanker tulang dipaha kanannya. Ini terungkap saat orang tua yang bersangkutan mengeluhkan kondisi anaknya secara langasung Kepada Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo di rumah dinas Bupati Gorontalo Rabu 08/07 pekan lalu.

Menurut Rahmi dalam kondisi seperti itu selaku ketua TP. PKK hanya bisa memediasi solusi pengobatan, sementara seluruh mekanisme diserahkan kepada dinas kesehatan sebagai pihak yang lebih tahu. Dikatakan bahwa upaya tersebut dilakukan untuk memberikan memberikan pelayanan secara maksimal, sebab menurutnya meskipun dalam PKK terdapat pokja IV yang membidangi masalah kesehatan, namun bukan berarti PKK serba tahu dalam penggulangan kesehatan maka upaya yang harus ditempuh adalah dengan cara bermitra dengan dinas instansi pemerintah yang berwewenang.” Untuk menghadapi kasus ini tidak ada cara lain kecuali dengan cara bermitra dengan dinas Kesehatan sehingga pelayanan akan maksimal. PKK selaku mitra maka setiap ada keluhan, diteruskan kepada dinas instansi yang berwenang”Ungkap Rahmi
Sementara itu Eko Marsidi dari unsur Dinas Kesehatan saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kasus penyakit tersebut telah diserahkan penanganannya kepada dinas kesehatan, dan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Departemen Kesehatan RI dan diputuskan bahwa anak dirujuk ke Rumah Sakit Kandow Manado untuk memperoleh pengobatan pada tanggal 20 Juli pekan depan “Rencana awal anak tersebut akan dirujuk ke Jakarta, tetapi di rumah Sakit Kandow Manado telah ada fasilitas yang sama, dan kemungkinan Ketua PKK Rahmijati ikut mendampingi”ujar Eko
Dari dokter Zarman selaku unsur Dikes juga diperoleh penjelasan bahwa kanker tulang atau dikenal dengan Osteosarcoma akan terbentuk dengan gejala awal berupa pembengkakan. Sementara untuk anak tersebut hal itu dideritanya selama 3 bulan terakhir. Disinggung mengenai teknis pengobatan selanjutnya Dr. Zarman masing enggan berkomentar, tetapi menurutnya semua akan dilakukan sesuai keputusan secara medis.

Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum