Banyak orang mengatakan bahwa sebagian besar penghuni neraka adalah wanita hal tersebut merupakan sebuah peringatan bagi kaum wanita, tetapi bukan sebagai dasar pandangan untuk selamanya. Apalagi sesuai fakta sekarang bahwa sebagian besar mereka yang aktif dalam kegiatan pengajian dan majelis taklim didominasi oleh wanita.
“masalah penghuni neraka itu merupakan peringatan bukan dasar pemahaman selamanya, buktinya ibu-ibu paling banyak ikut majelis taklim”
Hal ini diungkapkan oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati David Bobihoe saat mencanangkan pengajian Al-Quran bagi kelompok PKK dan Dasawisma dihadiri oleh seluruh kelompok pengajian utusan 19 desa se-Kecamatan Bongomeme bertempat di Aula Kantor Camat Bongomeme Sabtu 04/07
Rahmijati mengatakan kegiatan tadarusan merupakan program dari PKK Kabupaten Gorontalo khususnya POKJA I yang diprogramkan secara merata baik ditingkat Kecamatan hingga ketingkat Dasawisma namun dalam implemetasinya bervariasi, dimana terdapat tadarus Quran secara umum, namun ada pula yang mengembangkan tadarus tradisional yang dikenal dengan mongadi wunu-wunungo bahkan kolaborasi antar keduanya”Kalu tadarus qur’an secara umum saya bisa tetapi kalu mongadi wunuwunungo perlu pembelajaran terlebih dahulu”ungkap Rahmi
Sementara Ketua TP.PKK Kecamatan Bongomeme Jamila Kobis Zain menjelaskan bahwa kelompok pengajian dasawisma akan dilakukan secara bergiliran dan berpindah-pindah, sehingga selain memotivasi dasawisma untuk saling berkolaborasi juga menciptakan siaturahmi antar dasawisma.




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum