Selamat Datang di Blog Rahmiyati Center. | About Us | Contact | Register | Sign In

29 Mei, 2009

TANGISAN WARGA SAMBUT, KUNJUNGAN RAHMI KE DASAWISMA



Tangisan haru warga miskin mewarnai kunjungan Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja saat berkunjung dan memberikan bantuan bagi warga miskin di Dasawisma yang ada di dilingkungan IV Donggala Kelurahan Bulota. Kamis 28/05
Sambil membagikan sejumlah sembako dan sejumlah uang belanja beberapa Keluarga miskin yang ditemui dirumahnya tiba-tiba saja menangis. Sambil menyalami Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati meraka mengatakan keharuannya atas kunjungan tersebut kegubuknya yang menurutnya hal tersebut tidaklah mungkin terjadi dan saat ini ada didepan matanya” saya menangis karena haru, tidak pernah saya bayangkan ibu bupati akan datang menemui kami warga miskin, digubuk reot seperti ini, ternyata ibu datang memberikan bantuan”ungkap seorang ibu dengan nada sesegukan.

Dari hasil identifikasi terungkap bahwa lokasi yang dihuni oleh 14 rumah bubuk dikaki gunung tersebut rata-rata berprofesi sebagai buruh bangunan, yang penghasilannya tergantung pada uang sewa harian jika ada pekerjaan.
Ketua PKK Rahmijati mengatakan bahwa memang demikianlah realitas kehidupan masyarakat miskin apalagi sebagai buruh bangunan jika diperhitungkan secara sederhana pendapatan sehari maksimal 30.000 dan itu pun kalu ada bangunan yang disewakan jika dibandingkan dengan jumlah kebutuhan keluarga sehari untuk tiga anggota keluarga (bapak ibu dan satu orang anak) pendapatan tersebut tidaklah cukup, pekerjaan, jadi merupakan suatu kepastian pastilah terdapat hari-hari untuk harus bersabar hingga tidak makan”Jelas Rahmi
Selain itu Rahmijati mengatakan bahwa sebenarnya tujuna dari kunjungannya tersebut adalah melihat secara langsung perilaku hidup sehat masyarakat seperti mengaturan jamban serta SPAL keluarga , tetapi hal tersebut terpaksa tidak dilanjutkan karena telah disambut dengan tangisan warga” Saya sebenarnya ingin melihapat sistim pengaturan Saluran Permbuangan Air Limbah, pembuangan sampah serta perilaku sehat lainnya, tetapi saya tidak bisa lakukan karena tangisan warga, terus terang saya tidak bisa melihat orang yang meneteskan air mata, apalagi warga miskin” Ungkap Rahmi



Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum