Merupakan suatu kebanggaan tersendiri jika melihat suasana Kota Limboto saat ini, dimana suasana yang semula sepi kini diramaikan dengan banyaknya pedagang kaki lima, otomatis dapat meningkatkan pendapatan keluarga dan memajukan ekonomi masyarakat pada umumnya, Namun perlu dipahami pula bahwa kesehatan dan kebersihan lingkungan harus diperhatikan, dimana hygienis makanan, pengelolaan sampah harus menjadi perhatian bagi seluruh pedagang mengingat akibat yang bakal ditimbulkan sangat fatal, apalagi para konsumen berasal dari semua kalangan.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja dalam sambutannya saat membuka kegiatan Jumpa pedagang makanan dan minuman dalam pemberian standar hygienis yang digelar kerjasama Dekranasda, Dinas kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gorontalo dihadiri oleh seluruh pedagang kaki lima termasuk pedagang yang ada di shoping centre dan taman menara bertempat di aula rumah dinas bupati Gorontalo. Senin 2203.
Menurut Rahmi Pemakaian bahan kimia seperti zat pewarna, boras dan formalin mengancam kesehatan seseorang sehingga perlu adanya pemahaman bagi penjual sendiri, selain itu pula lokasi penjualan harus bersih jauh dari sampah menyediakan fasilitas yang menjamin kenyaman pengunjung sehingga menarik bagi para pembeli dan memberikan kesan baik.
Untuk produk makanan sendiri Rahmijati mengaku untuk Lokal Kabupaten Gorontalo diakui kwalitasnya, namun tetap saja masih kalah bersaing dengan produk sejenis daerah lain karena disebabkan dari cara penyajiannya dan kemasan sehingga sulit untuk menembus pasar untuk itu kedepan perlu adanya inovasi kemasan, sehingga dapat menarik minat pembeli."Produk kita diakui dari segi kualitasnya tapi masih kalah dari segi kemasan" Jelas Rahmi




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum