Selamat Datang di Blog Rahmiyati Center. | About Us | Contact | Register | Sign In

26 Februari, 2009

PKK Bukan menebar Janji, Tapi Bukti Nyata


Rahmi : Kaum Ibu Diminta Rapatkan Barisan
Gerakan PKK Kabupaten Gorontalo selama ini telah menunjukkan eksistensinya sebagai wadah kegiatan kaum wanita. Melalui 10 Program Pokok, organisasi pimpinan Rahmiyati Yahya dan Maryam Puhi telah mampu menjunjung tinggi hakikat kaum ibu.
"Sepuluh Program Pokok PKK pada hakikatnya merupakan kebutuhan dasar manusia yang dalam pelaksanaannya berdasarkan musyawarah secara demokratis berkaitan dengan hukum dan HAM, keadilan dan kesadaran gender. Sementara itu, pelaksanaannya bekerja sama dengan sektor terkait, instansi pemerintah, dunia usaha, dan semua elemen masyarakat," ungkap Rahmiyati Yahya beberapa waktu lalu.

Menurutnya selama ini kinerja PKK yang terus mengedepankan warga miskin dilaksanakan dengan komprehensif, sinergis, serta timbal balik atas dasar saling memerlukan dan menghargai merupakan kunci pokok. Intinya, kata isteri tercinta dari David Bobihoe, prinsip dasar PKK yakni pembangungan dan pemberdayaan masyarakat, partisipatif, keswadayaan, dan kemandirian masyarakat dalam gerakan PKK.
"Peranan bantuan pemerintah bersifat stimulan itu pada hakikatnya sebagai pendorong untuk menumbuhkan kreativitas dan autoaktivitas masyarakat dengan keswadayaan dan kegotongroyongan," ujar icon baru Calon DPD ini. Sehingga diharapkan, kaum ibu dapat menjalin komunikasi dan koordinasi dalam menjalankan program. Sebab imajes PKK Kabupaten Gorontalo bukan menebar janji namun bukti nyata sejak dilantiknya kami sebagai ketua. Bahkan konsep dasar yang dilaksanakan sesuai dengan harapan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dalam rangka pemberdayaan kesejahteraan keluarga akan semakin berdaya guna dan berhasil guna secara maksimal. Dengan demikian, memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat luas sesuai dengan sasaran gerakan PKK, yaitu mewujudkan keluarga yang berkesetaraan dan keadilan gender, sejahtera lahir batin di pedesaan. “Gerakan PKK Kabgor tidak hanya berperan sebagai wadah pemeberdayaan kaum wanita saja. Namun, sudah menyejajarkan posisinya sebagai ujung tombak pembangunan kesejahteraan keluarga, masyarakat desa”, tandasnya.


Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum