PKK Kabupaten Gorontalo dalam agenda turun langsung kedasawisma selain kerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan, juga menggaet kerjasama bersama seluruh lintas sektor, sehingganya untuk memantapkan persiapan dalam persepsi yang sama, Ketua PKK Kabupaten Gorontalo Rahmijati Jahja menggelar pemaparan cara pengisian tiga buku pokok dasawisma yang menjadi rujukan pengumpulan data dilapangan dihadiri lengkap oleh seluruh dinas lintas sektor dilingkungan pemerintah daerah termasuk unsur DWP dipimpin langsung oleh ketuanya Ny. Ermita Nadjamudin Laya, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Roswati Lasimpala, MH serta Kepala dinas dan perwakilan lintas Sektor Kabupaten Gorontalo, sementara PKK Kabupaten Gorontalo sendiri turut hadir Wakil Ketua PKK Ny. Maryam Puhi bertempat di Aula rumah dinas Bupati Gorontalo Rabu, 05/11.
Rahmijati mengatakan, perlu adanya kesatuan tim dalam melakukan kroscek lapangan yang langsung kedasawisma, sebab menurutnya target utama kunjungan ini adalah melihat sejauh mana kesesuaian data yang dimiliki oleh pemerintah dengan data realitas hasil kerjasama PKK bersama seluruh lintas sektor.”Dasawisma akan kita keroyok bersama-sama untuk menjaring seluruh relitas permasalahan dan solusinya yang dihimpun dalam bentuk data aktual” Jelas Rahmi.
Rahmijati pula menjelaskan bahwa hal ini dilakukannya semata-mata untuk memberikan bukti andil PKK dalam bermitra dengan pemerintah dimana sistim yang diberlakukan oleh PKK adalah sisitim penjaringan aspirsi dari bawah kshsunya dari tingkat dasawisma yang merupakan kelompok terkecil dimasyakat yang selalu diandalkan sebagai ujung tombak gerakan PKK “PKK menganut sistim bottom up planning systim yaitu menjairng aspirasi dari bawah sehingga data realitas merupakan suatu kebutuhan yang mutlak demi terwujudkan program yang tepat sasran” Jelas rahmi.
Khusus mengenai PKK sendiri dihadapan seluruh badan dinas dan DWP Rahmijati menjelaskan tentang tugas yang diemban oleh PKK telah terangkum dalam 10 program dijabarkan kedalam empat POKJA dan implementasinya dilapangan bersumber dari data dasawisma dalam tiga buku yang menjadi rujukan pendataan. Sehingganya agenda tersebut lebih banyak membahas tetang tatacara pengisiannya dimana tiga buku tersebut meliputi buku satu berisis data keluarga, buku dua berisi catatan data dan kegiatan warga kelompok dasawisma serta buku tiga berisi catatan ibu hamil, kematian bayi dan kematian ibu hamil, melahirkan dan nifas.




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum