Selamat Datang di Blog Rahmiyati Center. | About Us | Contact | Register | Sign In

22 November, 2008

PENDATAAN, LANSIA PENDERITA KANKER DITEMUKAN


Aksi turun kedasawisama yang dilakukan oleh tim gabungan PKK dan DWP Kabupaten Gorontalo menunjukan hasil yang maksimal pasalnya di Kelurahan Hepuhulawa di dasawisma Nusa Indah 48 tim pendata dari DWP Perpustakaan arsip dan dokumentasi kabupaten Gorontalo menemukan kasus penyakit kanker pada seorang warga lansia yaitu Moni Hasan yang telah diderita lebih dari 11 tahun. Ruwaida Humonggio Aliwu selaku pimpinan rombongan kepada koran ini mengatakan bahwa temuan tersebut berlangsung dengan tidak sengaja.

Ruwaida mengaku saat itu Kamis 20/11 sekitar pukul 07:00 ia mengunjungi ketua dasawisma Risna Pakaya untuk diwawancarai selaku ketua dasawisma Nusa Indah 48, tapi pandangannya langsung beralih kepada sosok wanita paruhbaya yang memiliki wajah cacat dipenuhi dengan luka borok yang hampir menutupi seluruh wajahnya yang ternyata adalah ibu dari ketua Dasawisma tersebut. "Ketika tim datang, oma itu langsung pergi menghindar ternyata ada sesuatu yang disembunyikan diwajahnya" Jelas Ruwaida.
Setelah dilakukan pendekatan secara langsung, akhirnya lansia yang akrab dipanggil oma moni itu bersedia untuk buka suara. Dalam pernyataannya terungkap bahwa sepasang anak itu keduanya telah berstatus janda dan yang menjadi beban penderitaanya adalah penyakit yang telah dideritanya bertahun-tahun. Moni mengaku bahwa sebelumnya ia pernah konsultasi dengan puskesmas setempat, namun hingga saat ini penyakitnya belum menunjukan tanda-tanda kesembuhan malah semakin parah menyebar nyaris merusak seluruh wajahnya, hingga saat ini ibu Moni mengaku pasrah dengan keadaan yang dideritanya sebab ketiadaan biaya untuk melakukan pengobatan lebih lanjut meski penyakit itu kian hari bertambah parah."sebelumnya sudah pernah berobat dipuskesmas, tapi tidak sembuh-sembuh " Jelas Ruwaida menirukan
Sehingganya melalui melalui tim pendata DWP tersebut, lansia itu menitipkan kepada salam kepada pemerintah daerah kiranya ia memperoleh perhatian khsusus bagi kesembuhan penyakit yang dideritanya. Rawaida sendiri selaku penemu dilapangan mengatakan bahwa kasus tersebut akan diajukan pada ekpose hasil pendataan kepada ketua PKK Rahmijati Jahja yang kemudian diteruskan kepada pemerintah daerah.

Share this article now on :

Posting Komentar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( :-p =))

Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum