Setelah sukses dengan program P2WKSS tahun 2007 kemarin dikecamatan Mootilango, kembali ditahun 2008 program P2WKSS digulirkan pemerintah kabupaten Goorontalo dikecamatan Tibawa yang dipusatkan didesa Molowahu dan desa Ilomata.
Demi suksesnya kegiatan ini maka seluruh instansi satuan kerja dilingkungan pemerintahan kabupaten gorontalo masing – masing dituntuk untuk memiliki keluarga binaan, khususnya keluarga yang pra sejahtera dikedua desa tersebut.
Dari hasil monitoring yang dilakukan Wakil Ketua TP. PKK Ny. Maryam Puhi Pago dan jajaran TP. PKK lainnya kemarin (21/08), dikedua desa tersebut menunjukan bahwa keluarga yang menjadi binaan, sedikitnya telah memperoleh sentuhan, baik yang sifatnya fisik maupun pembinaan. Hal ini terlihat dari penataan rumah, halaman rumah yang telah tertata dengan baik, serta pemanfaatan pekarangan rumah yang tanami dengan berbagai jenis bunga dan tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat – obatan keluarga (TOGA).
Namun demikian, dari pantauan yang dilakukan secara bergilir oleh Wakil Ketua TP PKK Ny. Maryam Puhi secara door to door tersebut, melihat secara langsung seluruh bagian rumah yang terdiri dari penatataan tempat tidur, dapur, kamar mandi dan WC, bahkan makanan yang dimasakpun tak luput dari perhatian Ny. Maryam Pago, membuat sebagian pemilik rumah merasa canggung dibuatnya, karena memang kondisi keluarga yang menjadi binaan setiap instansi benar-benar keluarga yang boleh dikata sangat miskin.
Dalam pemantauan secara langsung, melihat kondisi kehidupan sosial yang demikian kompleks, setidaknya membuat Ny. Maryam Pago terenyuh dan prihatin, tak kuasa meneteskan airmata melihat penderitaan yang dialami sebagian masyarakatnya, Hal itu membuat Maryam Pago tergerak hati spontan merogoh saku memberikan sentuhan dengan bantuan pribadi sekedar bantuan modal alakadarnya kepada pemilik rumah.
Kondisi perkembangan peningkatan kesejahteraan keluarga yang berjalan lambat tak seperti apa yang diharapkan pemerintah kabupaten Gorontalo tesebut, sebagai mana hasil pantauan TP. PKK, terindikasi akibat kurangnya perhatian Satker yang ditunjuk sebagai pembina sekaligus bertanggung jawab dalam peningkatan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Gorontalo. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya temuan dimasyarakat, banyak yang mengaku hingga saat ini belum sempat beroleh bantuan dari Satker Pembinanya.
Olehnya, Wakil Ketua TP. PKK, Maryam Pago mengharapkan agar setiap satker yang ditunjuk diharapkan benar-benar melaksanakan tanggung jawabnya demi perwujudan pelayanan bagi masyarakat sebagaimana tujuan pembangunan pemerintah kabupaten Gorontalo.




Posting Komentar
Ingin memberikan komentar tapi belum memiliki E-Mail silahkan pilih status anonymous maka anda bebas berkomentar terbuka untuk umum